03 March 2026, 14:38

Viral Sopir Taksi Online Diborgol Lalu Dihajar di Tangsel, Pria Ngaku Aparat Akhirnya Diciduk dan Diserahkan ke Denpom

Terduga pelaku kini telah diamankan dan diserahkan ke Denpom Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
866
Viral Sopir Taksi Online Diborgol Lalu Dihajar di Tangsel, Pria Ngaku Aparat Akhirnya Diciduk dan Diserahkan ke Denpom
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Wira Graha Setiawan (kanan).

TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id - Aksi seorang pria yang mengaku sebagai aparat berujung di kantor polisi setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap pengemudi taksi daring di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Terduga pelaku kini telah diamankan dan diserahkan ke Denpom Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait peristiwa tersebut pada Senin, 2 Maret 2026. Setelah laporan masuk, kepolisian segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa korban maupun pelapor, sekaligus mengidentifikasi terduga pelaku.

“Memang benar ada laporan yang masuk ke Polres Tangerang Selatan pada Senin, 2 Maret 2026. Dari laporan tersebut kami melakukan penyelidikan dengan memeriksa korban maupun pelapor. Kami pun telah mengidentifikasi terduga pelaku,” ujar Wira, Selasa, 3 Maret 2026.

Wira menjelaskan, kejadian bermula dari senggolan antara kendaraan milik korban dan kendaraan pihak lain. Insiden itu kemudian memicu adu mulut yang berujung pada tindakan kekerasan. Di tengah situasi yang memanas, pria yang mengaku aparat disebut menghampiri pengemudi taksi online dan melakukan penganiayaan.

“Beberapa barang bukti maupun video yang beredar masih kami dalami, dan terduga pelaku sudah kami serahkan ke satuan samping (Denpom Jaya) untuk proses lebih lanjut,” jelas Wira.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video dugaan penganiayaan tersebut menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, termasuk yang diunggah akun Instagram @daschamindonesia, korban tampak dalam kondisi tangan diborgol, sementara terduga pelaku terlihat terus melakukan kekerasan. Pada bagian lain video, korban juga terlihat dibanting ke jalan ketika masih dalam keadaan terborgol, sehingga memicu kemarahan warganet dan desakan agar aparat menindak tegas pelaku.

Berdasarkan informasi yang berkembang, peristiwa dipicu oleh dua mobil yang bersenggolan. Namun situasi memburuk ketika pria yang mengaku aparat mendatangi korban. Aksi kekerasan yang terekam kamera itulah yang kemudian menjadi pemicu viralnya kasus ini, sekaligus mendorong laporan resmi ke kepolisian.

Menanggapi penyebaran video tersebut, Wira meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial dan memberi ruang bagi proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur. Ia memastikan penanganan perkara dilakukan dengan pendalaman terhadap bukti-bukti yang ada.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mohon masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan,” kata Wira.

Berita Terkait