TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Perusahaan teknologi paling bernilai di dunia, Apple, tengah bersiap merayakan tonggak sejarah besar: setengah abad keberadaannya. Menjelang peringatan 50 tahun yang jatuh pada 1 April 2026, CEO Apple Tim Cook dan co-founder Steve Wozniak tampil bersama dalam sebuah wawancara eksklusif yang ditayangkan CBS Sunday Morning pada Minggu, 8 Maret 2025 — momen langka yang mempertemukan dua tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perusahaan asal Cupertino, California itu.
Dalam segmen yang menjadi cover story program tersebut, Cook mengungkapkan pandangannya yang mendalam tentang mendiang Steve Jobs, sosok yang mendirikan Apple bersamanya sebelum wafat pada 2011. Cook menyebut Jobs sebagai pribadi yang luar biasa langka.
“Steve adalah manusia yang hanya muncul seribu tahun sekali,” ujar Cook, yang juga menegaskan bahwa penciptaan terbesar Jobs bukanlah iPhone, Mac, atau iPod — melainkan Apple itu sendiri sebagai sebuah institusi dan budaya inovasi.
Euforia perayaan setengah abad ini tak hanya hadir di layar televisi. Penulis teknologi kawakan David Pogue, yang dikenal luas lewat kolomnya di The New York Times dan berbagai buku panduan teknologi, mengumumkan bahwa dirinya telah menyelesaikan 150 wawancara mendalam untuk sebuah buku bertajuk Apple: The First 50 Years. Buku tersebut dijadwalkan terbit pada 17 Maret 2026 melalui Barnes & Noble dan sejumlah platform distribusi buku lainnya — menjadikannya salah satu dokumentasi paling komprehensif tentang perjalanan perusahaan yang mengubah industri teknologi konsumen global.
Wozniak, yang dikenal sebagai otak teknis di balik komputer pertama Apple, turut hadir dalam liputan CBS tersebut dan merefleksikan perjalanan panjang yang dimulai dari garasi sederhana di Los Altos, California pada 1976. Kehadiran Wozniak di layar publik terbilang semakin jarang dalam beberapa tahun terakhir, menjadikan penampilan ini semakin bernilai historis bagi jutaan penggemar Apple di seluruh dunia.
Apple kini berdiri sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar melampaui tiga triliun dolar AS — atau setara lebih dari Rp48.000 triliun — sebuah pencapaian yang hampir mustahil dibayangkan saat Jobs dan Wozniak pertama kali merakit Apple I di garasi keluarga Jobs. Dari komputer personal pertama hingga ekosistem iPhone, App Store, hingga chip Apple Silicon buatan sendiri, lima dekade perjalanan Apple adalah narasi tentang bagaimana sebuah visi tunggal bisa mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, dan berkreasi.