Perspektif.co.id - Film horor pascapokaliptik 28 Years Later: The Bone Temple bersiap meneror layar lebar dengan konflik baru yang makin liar: bukan cuma wabah yang belum benar-benar padam, tapi juga manusia yang membangun keyakinan menyimpang di atas reruntuhan peradaban. Sekuel ini mempertemukan Alfie Williams (Spike) dengan aktor senior Ralph Fiennes (Dr. Kelson), sekaligus membawa kembali nama-nama besar lain yang membuat waralaba ini kembali jadi sorotan.
Cerita The Bone Temple mengambil latar setelah peristiwa 28 Years Later (2025). Fokus kisah mengarah pada Spike, penyintas muda yang berupaya bertahan hidup di Inggris yang sudah lama runtuh oleh virus Rage. Misi Spike terdengar sederhana namun berisiko tinggi: menyelamatkan ibunya. Namun, perjalanan itu berubah menjadi rangkaian pertemuan tak terduga—termasuk dengan Dr. Kelson, sosok yang menyimpan ambisi gelap di tengah dunia yang kehilangan kompas moral.
Di sinilah “kengerian baru” masuk: Dr. Kelson membangun sebuah struktur mengerikan yang dijuluki The Bone Temple—Kuil Tulang—yang digambarkan tersusun dari tengkorak dan tulang-belulang manusia, menjulang seperti monumen kematian. Dalam sinopsisnya, disebutkan, “Dr. Kelson membangun struktur yang dikenal sebagai The Bone Temple.” Kuil itu bukan sekadar latar menyeramkan, melainkan simbol bagaimana sisa-sisa kemanusiaan bisa dipelintir menjadi ritual dan ideologi.
Ancaman lalu bertambah ketika muncul sekte fanatik yang dipimpin Sir Jimmy Crystal (Jack O’Connell). Kelompok ini memuja Bone Temple sebagai objek suci, menjadikannya pusat doktrin, dan menabalkan kekerasan sebagai “aturan baru” untuk bertahan hidup. Spike pun terjepit di antara eksperimen Dr. Kelson, fanatisme brutal para pengikut Jimmy Crystal, serta para infected yang digambarkan semakin ganas karena berevolusi.
Bagi penggemar film orisinalnya, kejutan terbesar adalah kemunculan kembali Jim (Cillian Murphy), tokoh legendaris dari 28 Days Later. Kehadiran Jim bukan sekadar nostalgia, tetapi juga menjadi simpul penting untuk arah cerita berikutnya: membawa beban masa lalu dan membuka pintu bagi kelanjutan konflik di semesta Rage Virus yang belum selesai.
Dari sisi produksi, The Bone Temple digarap Nia DaCosta sebagai sutradara, dengan naskah ditulis Alex Garland. Deretan pemain yang disebut ikut meramaikan film ini antara lain Ralph Fiennes, Jack O’Connell, Alfie Williams, serta Cillian Murphy, dengan beberapa nama lain yang juga tercantum di materi publik film tersebut.
Soal jadwal, film ini dipasarkan tayang mulai pertengahan Januari 2026. Di Indonesia, sejumlah publikasi hiburan menuliskan film ini mulai hadir 14 Januari 2026, sementara laman LSF mencantumkan tanggal tayang 16 Januari 2026 (yang bisa berbeda tergantung jadwal rilis dan penayangan di tiap wilayah).