19 February 2026, 16:32

Rahasia Pemilik Bitcoin Terbesar 2026 Terungkap: Satoshi Masih Kuasai $75 Miliar!

Rahasia pemilik Bitcoin terbesar 2026: Satoshi kuasai 1.1M BTC $75B, diikuti Coinbase & BlackRock per Arkham, soroti konsentrasi kripto global.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
1,000
Rahasia Pemilik Bitcoin Terbesar 2026 Terungkap: Satoshi Masih Kuasai $75 Miliar!
Ilustrasi pemilik Bitcoin terbesar 2026: Satoshi 1.1M BTC, Coinbase, BlackRock. Data Arkham on-chain, berita kripto kekayaan. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Arkham Intelligence baru saja merilis data terkini tentang pemilik Bitcoin terbesar pada 2026 ini, di mana Satoshi Nakamoto, pencipta misterius Bitcoin, masih menduduki posisi teratas dengan kepemilikan sekitar 1,1 juta BTC senilai kurang lebih 75 miliar dolar AS, yang diperoleh melalui pola penambangan Patoshi dari 22.000 blok sejak 2009 hingga 2010, sementara entitas seperti Coinbase mengikuti di urutan kedua dengan 993 ribu BTC bernilai 68 miliar dolar, diikuti BlackRock dengan 762 ribu BTC, Binance dengan 661 ribu BTC, Fidelity Custody dengan 448 ribu BTC, dan MicroStrategy yang mengontrol 415 ribu BTC meski secara efektif mengelola hingga 715 ribu BTC melalui metode kustodian omnibus, berdasarkan analisis on-chain yang dilakukan oleh Arkham di platform mereka, guna menyoroti konsentrasi kekayaan kripto di tangan segelintir pihak besar, melalui pendekatan pengelompokan wallet ke entitas nyata untuk memberikan gambaran akurat tentang distribusi aset digital global.

Peluncuran data ini terjadi pada awal Februari 2026, tepatnya sekitar 1-2 Februari berdasarkan update dari Arkham, di mana perusahaan intelijen blockchain ini menggunakan teknik pelabelan canggih untuk mengidentifikasi pemilik utama, termasuk pemerintah AS yang menyita aset dari kasus kriminal, serta issuer stablecoin seperti Tether, sambil menawarkan nilai total dalam dolar AS yang dihitung berdasarkan harga Bitcoin saat ini sekitar 67.000 hingga 75.000 dolar per koin, untuk mendorong transparansi di tengah pertumbuhan ETF Bitcoin dan akumulasi korporat yang semakin masif.

Di tingkat global, daftar ini menekankan bagaimana enam entitas utama menguasai sekitar 4,25 juta BTC atau 21 persen dari total pasokan Bitcoin yang pernah ada, dengan Satoshi tetap tak tergoyahkan karena asetnya belum pernah bergerak sejak 2010, di mana Arkham bertujuan untuk memberikan pandangan mendalam bagi investor dan regulator, dengan cara memetakan wallet individu ke entitas seperti exchange, asset manager, korporasi, pemerintah, dan issuer stablecoin.

Seperti yang dinyatakan oleh tim Arkham Intelligence melalui laporan resmi mereka di situs web Arkham, “Satoshi Nakamoto adalah pemegang Bitcoin terbesar, memiliki 1,1 juta Bitcoin senilai sekitar $75 miliar dengan harga hari ini.”

Menurut analisis dari Arkham Newsroom, daftar ini untuk pertama kalinya juga mencakup perincian kategori seperti exchange terbesar Coinbase dan asset manager BlackRock, tetapi fokus utama pada individu seperti Satoshi untuk memastikan akurasi, di mana total nilai dihitung secara real-time berdasarkan data on-chain, dengan ketentuan bahwa beberapa aset mungkin tumpang tindih karena metode kustodian.

Seperti yang diumumkan oleh Cointelegraph melalui postingan resmi mereka di Facebook, “🔥 BIG: Satoshi tetap menjadi pemegang Bitcoin terbesar dengan 1,1 juta $BTC ($75 miliar) pada tahun 2026. Pemegang teratas dari setiap kategori termasuk Coinbase, BlackRock, MicroStrategy, Pemerintah AS, dan Tether, per Arkham.”

Langkah ini muncul di tengah diskusi panas bahwa pasokan Bitcoin efektif di bawah 21 juta karena banyak aset hilang atau tidak aktif, meski beberapa spekulasi menunjukkan tidak ada perubahan signifikan dalam distribusi, tapi penekanan pada data Arkham menjadi pusat perhatian, sebagaimana dibahas di forum seperti Reddit dan X, di mana komunitas kripto antusias menganalisis implikasi konsentrasi ini terhadap pasar mata uang digital sehari-hari.

Arkham menegaskan bahwa data ini terbatas pada holdings on-chain yang terkonfirmasi, dan jika ada perubahan harga atau transaksi, nilai bisa berfluktuasi, sehingga mendorong pemantauan berkelanjutan dari pengguna, dengan tujuan mempercepat pemahaman tentang dinamika kekayaan kripto menjelang tren masa depan.

Seperti yang disampaikan oleh Arkham melalui akun resmi mereka di X, “PEMEGANG BITCOIN TERATAS 2026. Pemegang terbesar Bitcoin termasuk penerbit ETF seperti BlackRock, bursa seperti Coinbase, pemerintah seperti AS dan Inggris, dan bahkan Satoshi Nakamoto sendiri.”

Dalam konteks lebih luas, inisiatif rilis data ini mencerminkan upaya Arkham untuk bersaing dalam ruang intelijen blockchain dengan rival seperti Chainalysis dan Elliptic, di mana fokus pada transparansi menjadi kunci diferensiasi, sebagaimana dilaporkan oleh media seperti Cointelegraph dan TradingView, yang menyoroti bagaimana daftar 2026 ini menetapkan benchmark baru untuk analisis aset kripto.

Seperti yang diungkapkan oleh Arkham dalam laporan riset mereka yang dibagikan melalui situs resmi, “Entitas pemegang kripto teratas di dunia. Dari Binance dan BlackRock hingga World Liberty Financial dan Revolut - ini adalah 100 entitas Arkham terbesar.”

Arkham juga menyediakan akses ke dashboard interaktif untuk eksplorasi lebih lanjut, memperluas jangkauan, sambil memastikan bahwa semua data didukung oleh metodologi pelacakan Patoshi untuk Satoshi dan analisis serupa untuk entitas lain, sesuai dengan tren industri yang bergeser ke arah akuntabilitas dan intelijen data berbasis AI.

Seperti yang ditegaskan oleh Cointelegraph melalui postingan Instagram resmi mereka, “Satoshi Nakamoto tetap menjadi pemegang Bitcoin tunggal terbesar yang diketahui, mengendalikan sekitar 1,1 juta $BTC — senilai sekitar $75 miliar dengan harga saat ini.”

Dengan demikian, data pemilik Bitcoin ini bukan hanya tentang angka, tapi juga tentang narasi evolusi kripto, di mana investor global termasuk di Indonesia diundang untuk mengeksplorasi implikasi ini, dengan harapan meningkatkan kesadaran di pasar yang semakin matang dan kompetitif.

Berita Terkait