Perspektif.co.id - Sebuah pesawat ringan milik BRO Skydive Indonesia dengan nomor registrasi PK-WMP melakukan pendaratan darurat di area persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jumat (21/11/2025).
Meski sempat menggemparkan warga sekitar, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan pesawat mengalami gangguan teknis di udara sebelum akhirnya terpaksa mendarat darurat.
“Diduga terjadi technical error berupa loss power sehingga pesawat harus melakukan pendaratan darurat sekitar pukul 14.20 WIB di lahan persawahan Dusun Waluya,” ujar Hendra dalam keterangannya, Sabtu (22/11).
Menurutnya, pesawat membawa lima awak. Seluruhnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh juga telah dilakukan di lokasi.
“Sie Dokes Polres Karawang, Aiptu Linda, langsung memeriksa kondisi para awak pesawat. Semuanya dinyatakan sehat,” tambahnya.
Kronologi Kejadian
Pesawat PK-WMP diketahui lepas landas dari Bandara Budiharto, Tangerang, dengan tujuan Bandara Cakrabuana, Cirebon. Dalam perjalanan, pesawat mengalami kehilangan tenaga (loss power), membuat pilot memutuskan mencari lokasi paling aman untuk melakukan pendaratan darurat.
Ketika melintas di area persawahan Desa Kertawaluya, pesawat berada pada ketinggian rendah sehingga pilot segera menurunkan kecepatan dan memanfaatkan pematang sawah sebagai titik pendaratan.
Pesawat akhirnya mendarat dalam kondisi stabil tanpa menyebabkan ledakan ataupun kebakaran. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung mendekat sebelum kepolisian tiba untuk mengamankan area.***