05 March 2026, 11:12

OUKITEL Pamerkan Perangkat Tahan Banting Paling Ekstrem: Ponsel Satelit, Laptop Tenaga Surya, dan Power Station Raksasa

OUKITEL pamerkan ponsel satelit, laptop tenaga surya, dan power station raksasa untuk penggunaan ekstrem di industri dan outdoor.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
1,362
OUKITEL Pamerkan Perangkat Tahan Banting Paling Ekstrem: Ponsel Satelit, Laptop Tenaga Surya, dan Power Station Raksasa
Ilustrasi editorial OUKITEL: ponsel satelit rugged, laptop solar, dan power station di medan ekstrem. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — OUKITEL kembali menarik perhatian industri teknologi global setelah memamerkan lini perangkat rugged terbarunya yang dirancang untuk bertahan di kondisi paling ekstrem. Presentasi terbaru perusahaan menegaskan ambisi mereka untuk mendominasi pasar perangkat outdoor dengan kombinasi daya tahan, teknologi satelit, tenaga surya, dan baterai berkapasitas masif. Informasi ini merujuk pada laporan Android Headlines, AndroidGuys, serta rilis resmi OUKITEL. 

Perusahaan menegaskan bahwa perangkat-perangkat ini ditujukan untuk pengguna profesional, petualang, hingga pekerja industri yang membutuhkan perangkat yang tetap berfungsi meski jauh dari jaringan listrik maupun sinyal seluler. OUKITEL menyebut pendekatan ini sebagai langkah menuju “teknologi outdoor generasi berikutnya”.

“Oukitel, pemimpin global dalam teknologi luar ruangan, merevolusi industri dengan perangkat inovatif yang dirancang untuk melampaui harapan tertinggi pengguna,” tulis perusahaan dalam rilis resminya.

Di antara perangkat yang dipamerkan, seri WP61 menjadi sorotan utama. Ponsel rugged ini menggabungkan tiga teknologi profesional dalam satu bodi: konektivitas satelit NTN dua arah, kamera thermal beresolusi 256×192, dan radio DMR untuk komunikasi jarak dekat. Dengan baterai 20.000mAh—empat kali lipat kapasitas smartphone biasa—perangkat ini ditujukan untuk operasi penyelamatan, pekerjaan industri, hingga ekspedisi di area tanpa infrastruktur.

“Seri WP61 adalah unggulan profesional kasar pertama di dunia yang menggabungkan teknologi satelit, pencitraan termal, dan walkie-talkie dengan mulus,” ujar OUKITEL dalam pernyataan resminya.

Selain ponsel, OUKITEL juga memperkenalkan RG14-P, laptop rugged pertama yang mendukung pengisian daya tenaga surya. Laptop ini berjalan dengan Windows 11, memiliki layar sentuh 14,1 inci, serta sistem baterai ganda 3.000mAh + 5.200mAh yang dapat diperkuat dengan solar panel untuk penggunaan off-grid. Varian tertentu bahkan dilengkapi lampu camping bawaan untuk pekerjaan malam hari.

Di sektor tablet, seri RT10 hadir dengan pemindai barcode 2D, modul fingerprint capture, dan bahkan proyektor built-in pada model Pro. Tablet ini ditujukan untuk logistik, manufaktur, dan presentasi lapangan tanpa perlu perangkat tambahan.

OUKITEL juga menampilkan power station berkapasitas besar seperti P5000 Pro, yang ditujukan untuk kebutuhan ekspedisi hingga cadangan listrik rumah. Dengan kapasitas yang dapat mencapai ribuan watt-hour, perangkat ini diposisikan sebagai solusi energi tahan banting untuk kondisi darurat maupun penggunaan outdoor jangka panjang. Harga global power station kelas ini biasanya berada di kisaran USD 1.000–2.000, atau sekitar Rp15,7 juta–Rp31,4 juta (kurs Rp15.700/USD).

“Pembangkit listrik P5000 Pro berkapasitas tinggi memastikan daya yang tangguh dan tahan lama dari ekspedisi off-grid hingga cadangan rumah,” tulis OUKITEL.

Kehadiran perangkat-perangkat ini mempertegas strategi OUKITEL untuk memperluas dominasi di segmen rugged tech, bukan hanya sebagai produsen ponsel tahan banting, tetapi sebagai penyedia ekosistem perangkat outdoor yang lengkap—mulai dari komunikasi satelit, komputasi tenaga surya, hingga suplai daya skala besar.

Dengan meningkatnya kebutuhan perangkat yang mampu bertahan di lingkungan ekstrem—mulai dari pekerja industri, tim SAR, hingga traveler—OUKITEL tampaknya melihat momentum besar untuk memperkuat posisinya di pasar global.

Berita Terkait