13 March 2026, 22:12

OTT KPK di Cilacap Melebar! Sekda hingga Sejumlah Kepala Dinas Digiring ke Mapolresta Banyumas

perasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terus berkembang.

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Zainur Akbar
1,036
OTT KPK di Cilacap Melebar! Sekda hingga Sejumlah Kepala Dinas Digiring ke Mapolresta Banyumas
Foto: Sejumlah pejabat Kabupaten Cilacap yang menjalani pemeriksaan dalam OTT KPK di Mapolresta Banyumas, Jumat (13/3/2026).

CILACAP, Perspektif.co.id - perasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terus berkembang. Sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap kini menjalani pemeriksaan intensif setelah diamankan oleh tim penyidik lembaga antirasuah tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan para pejabat tersebut dibawa menggunakan bus menuju Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan dilakukan di gedung Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas oleh tim penyidik KPK.

Sejumlah pejabat daerah yang terlihat menjalani pemeriksaan antara lain Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Buddy Haryanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Heru Kurniawan, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Oktrivianto Subekti, serta Kepala Dinas Sosial Ichlas Riyanto.

Selama pemeriksaan berlangsung, beberapa pejabat sempat terlihat keluar dari ruang pemeriksaan untuk menunaikan salat Asar di masjid yang berada di kompleks Polresta Banyumas. Mereka berjalan mengenakan pakaian batik dan berada di bawah pengawalan aparat kepolisian.

Saat dicegat oleh wartawan yang menunggu di luar gedung pemeriksaan, Sekda Cilacap Sadmoko Danardono memilih irit bicara terkait pemeriksaan yang tengah dijalaninya.

Ikuti saja,” kata Sadmoko singkat kepada awak media saat ditanya mengenai agenda pemeriksaan di Polresta Banyumas.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di wilayah Cilacap ini diketahui melibatkan puluhan pihak. Berdasarkan informasi yang beredar, setidaknya ada 27 orang yang diamankan dalam operasi tersebut.

Salah satu pejabat yang turut ditangkap dalam OTT itu adalah Syamsul Aulia Rahman, yang menjabat sebagai Bupati Cilacap. Penangkapan kepala daerah tersebut menjadi sorotan publik karena melibatkan sejumlah pejabat lain di lingkungan pemerintah daerah.

Sejauh ini KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi dasar pelaksanaan operasi tangkap tangan tersebut.

Tim penyidik juga dikabarkan telah menyita sejumlah barang bukti berupa uang dalam proses penindakan tersebut. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari KPK mengenai konstruksi perkara maupun jumlah pasti barang bukti yang diamankan.

Berita Terkait