JAKARTA, Perspektif.co.id - Peluang Persija Jakarta untuk merebut gelar Super League 2025/2026 semakin menipis usai takluk 1-2 dari rival abadi mereka, Persib Bandung, dalam laga panas yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5). Sosok yang menjadi penentu kemenangan Maung Bandung tak lain adalah Adam Alis, mantan pemain Persija yang justru menghancurkan asa bekas klubnya sendiri.
Gelandang kelahiran Jakarta, 19 Desember 1993 itu tampil sebagai pembeda setelah memborong dua gol Persib masing-masing pada menit ke-28 dan 38. Brace Adam sukses membalikkan keadaan setelah Persib sempat tertinggal lebih dulu pada awal pertandingan.
Usai laga, Adam mengakui duel melawan Persija berjalan sangat sulit, terutama pada babak pertama ketika tekanan demi tekanan datang ke lini pertahanan Persib.
“Pertandingan yang cukup berat. Di babak pertama, kita sangat tertekan dan sempat tertinggal 0-1,” ujar Adam Alis seperti dikutip dari laman resmi Persib.
Meski menjadi pahlawan kemenangan lewat dua golnya, Adam menegaskan hal paling penting baginya bukanlah catatan pribadi, melainkan keberhasilan Persib membawa pulang tiga poin krusial dalam persaingan menuju tangga juara musim ini.
“Akhirnya saya mampu menyamakan kedudukan dan yang terpenting kami dapat tiga poin. Kami fokus ke dua game berikutnya untuk menjaga puncak,” kata Adam.
Kemenangan atas Persija membuat posisi Persib semakin kokoh di papan atas klasemen Super League 2025/2026. Dengan dua pertandingan tersisa menghadapi PSM Makassar dan Persijap Jepara, peluang Maung Bandung untuk mengunci trofi juara semakin terbuka lebar.
Situasi tersebut juga diperkuat dengan kondisi dua calon lawan Persib yang sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi. Poin yang dimiliki PSM maupun Persijap kini sudah tidak mungkin lagi dikejar Persis Solo di sisa kompetisi.
Sementara itu, pesaing utama Persib dalam perebutan gelar masih harus menjalani laga penting pada Senin (11/5). Borneo FC dijadwalkan menghadapi Bali United dalam duel yang ikut menentukan persaingan papan atas klasemen.
Namun, sekalipun Borneo FC mampu menyapu bersih tiga laga tersisa dengan kemenangan, peluang Persib untuk mengangkat trofi tetap sangat besar berkat keunggulan poin yang kini mereka miliki.