25 December 2025, 20:48

Malam Natal Bawa “Kado” Rp28 Triliun: Tiket Powerball di Arkansas Pecahkan Jackpot Rp1.817 Miliar

Seorang pemegang tiket lotre Powerball di negara bagian Arkansas, Amerika Serikat, mendadak jadi pembicaraan setelah membawa pulang jackpot

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
2,181
Malam Natal Bawa “Kado” Rp28 Triliun: Tiket Powerball di Arkansas Pecahkan Jackpot Rp1.817 Miliar
Ilustrasi lotre atau undian. (Istockphoto/Jodi Jacobson)

Perspektif.co.id - Seorang pemegang tiket lotre Powerball di negara bagian Arkansas, Amerika Serikat, mendadak jadi pembicaraan setelah membawa pulang jackpot raksasa dalam undian malam Natal, Selasa (24/12/2025) waktu setempat. Nilai hadiahnya tembus US$1,817 miliar atau setara sekitar Rp28,16 triliun dengan asumsi kurs Rp15.500 per dolar AS—angka yang menempatkan kemenangan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah lotre AS. 

Pihak Powerball mengonfirmasi satu tiket yang terjual di Arkansas berhasil mencocokkan seluruh enam angka kemenangan. Nomor yang keluar pada undian 24 Desember itu adalah bola putih 4, 25, 31, 52, 59 dan bola merah Powerball 19, dengan pengali Power Play 2. 

Besarnya jackpot ini juga disebut terdorong oleh penjualan tiket terakhir jelang pengundian, setelah undian sebelumnya belum menghasilkan pemenang jackpot. Reuters melaporkan nilai hadiah “menggelembung” hingga menyentuh US$1,817 miliar dan kini tercatat sebagai hadiah lotre terbesar kedua di AS, sekaligus yang terbesar untuk Powerball sepanjang 2025. 

Bagi pemenang, ada dua opsi pencairan: menerima pembayaran tunai sekaligus (lump sum) atau mengambil skema anuitas. Powerball menyebut nilai tunai yang bisa diambil langsung adalah US$834,9 juta atau kira-kira Rp12,94 triliun (asumsi kurs yang sama), sedangkan opsi anuitas memberi total US$1,817 miliar dibayarkan bertahap—satu pembayaran awal lalu 29 pembayaran tahunan yang meningkat 5% per tahun. 

Namun, angka fantastis itu masih “kotor” karena pajak akan memangkas hasil akhir secara signifikan. Dalam praktik di AS, otoritas pajak federal biasanya melakukan pemotongan (withholding) awal 24% untuk kemenangan besar, dan pemenang berpotensi masuk ke kelompok tarif pajak tertinggi, tergantung total penghasilan tahunan dan aturan pajak yang berlaku.

Di sisi lain, peluang untuk mencapai titik ini nyaris seperti keajaiban statistik. Powerball mencatat peluang memenangkan jackpot sekitar 1 banding 292,2 juta. (Reuters) Seorang profesor matematika dari Davidson College, Tim Chartier, pernah menggambarkan ekstremnya peluang itu: membeli 100 tiket “ibarat punya 100 kesempatan untuk menebak satu detik spesifik dalam rentang waktu sembilan tahun.” 

Powerball juga menekankan dampak “demam jackpot” terhadap penjualan tiket yang pada akhirnya berkaitan dengan penerimaan dana publik di negara bagian peserta. “This is truly an extraordinary, life-changing prize,” ujar Matt Strawn, Powerball Product Group Chair sekaligus CEO Iowa Lottery, seraya menyebut pembelian tiket ikut mendukung program dan layanan publik di berbagai negara bagian. (Powerball) Reuters pun mencatat jackpot besar biasanya mendorong lonjakan penjualan yang kemudian mengalir ke dana-dana negara bagian, termasuk untuk pendidikan dan kebutuhan publik lain.

Soal identitas pemenang, publik masih menunggu. Sejumlah negara bagian punya aturan berbeda terkait keterbukaan data pemenang; dalam beberapa kasus, pemenang hadiah besar dapat mengajukan anonimitas sesuai ketentuan setempat. Untuk Arkansas, beberapa rujukan aturan menyebut pemenang dengan nominal tertentu bisa meminta identitasnya dirahasiakan untuk periode waktu tertentu.

Berita Terkait