12 May 2026, 09:13

Huawei Pura 90 Series Resmi Meluncur: Kamera 200MP, Baterai 6.500 mAh, Harga Mulai Rp11,1 Jutaan

Huawei Pura 90 series resmi meluncur dengan kamera 200MP, Kirin 9030S, baterai 6.500 mAh, dan HarmonyOS 6.1. Harga mulai Rp11,1 juta di China.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
77
Huawei Pura 90 Series Resmi Meluncur: Kamera 200MP, Baterai 6.500 mAh, Harga Mulai Rp11,1 Jutaan
Huawei Pura 90 Pro Max hadir dalam warna gradien Orange Ocean yang ikonik, dibekali sistem kamera XMAGE dengan lensa telephoto 200MP. (Foto: Huawei)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Huawei menggebrak pasar smartphone flagship global dengan meluncurkan seri Pura 90 secara resmi pada 20 April 2026 di ajang Huawei Pura Series and All-Scenario New Product Launch Event. Jajaran ini terdiri dari tiga model—Pura 90, Pura 90 Pro, dan Pura 90 Pro Max—yang seluruhnya mengadopsi desain layar datar dengan ukuran antara 6,8 hingga 6,9 inci dan hadir dengan sistem operasi HarmonyOS 6.1. Peluncuran ini langsung menjadikan seri Pura 90 sebagai salah satu kontestan paling ambisius di segmen premium tahun ini, berhadapan langsung dengan Apple dan pemain Android terkuat lainnya.

Yu Chengdong, Direktur Eksekutif Huawei sekaligus Ketua Terminal BG, secara langsung memperkenalkan lini Pura 90 kepada publik dalam acara peluncuran tersebut. Kehadiran Yu di panggung menegaskan betapa strategisnya seri ini bagi Huawei di tengah tekanan rantai pasokan global yang terus membayangi industri smartphone.

“Biaya per unit untuk seri Pura 90 meningkat sebesar $175 hingga $219 USD dibandingkan generasi sebelumnya,”  ungkap para eksekutif Huawei termasuk CEO Consumer BG Richard Yu, sebagaimana dilaporkan BigGo Finance. Meski demikian, Huawei memilih tidak membebankan kenaikan itu sepenuhnya kepada konsumen.

Pura 90 standar dibanderol mulai sekitar $686 USD (CNY 4.699)—identik dengan harga Pura 80 generasi sebelumnya—sementara Pura 90 Pro dimulai dari sekitar $803 USD (CNY 5.499).  Dalam kurs rupiah, harga Pura 90 standar dimulai sekitar Rp11,1 juta, sedangkan Pura 90 Pro mulai Rp13 jutaan. Pura 90 Pro Max dibanderol mulai CNY 6.499 di China, setara sekitar Rp15,7 juta, dan penjualan resminya telah dibuka sejak 29 April 2026, sementara model standar menyusul pada 9 Mei 2026.

Dari sisi desain, Huawei kembali menghidupkan skema warna gradien yang pernah menjadi ikon seri P30, kini hadir dalam pilihan seperti Orange Ocean dan Sunset Purple untuk Pro Max, serta Pink Guava dan Orange Soda untuk Pro. Seluruh model diperkuat Kunlun Glass generasi kedua dengan sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap air, debu, dan tekanan tinggi.

Jantung dari seri ini adalah sektor kamera. Pura 90 Pro Max menjadi yang paling mencolok berkat kehadiran kamera telephoto 200MP dengan sensor berukuran 1/1,28 inci—pertama kalinya Huawei menerapkan sensor beresolusi setinggi itu khusus untuk zoom telefoto. Kamera utama 50MP-nya mengintegrasikan teknologi LOFIC dan apertur variabel fisik 10-stop (f/1.4 hingga f/4.0), yang secara mekanis mengatur masuknya cahaya layaknya kamera DSLR profesional.

Pura 90 Pro hadir dengan kamera utama 50MP plus lensa telefoto 50MP berkemampuan zoom optis 4x, sementara keduanya mengandalkan sistem pemrosesan gambar XMAGE milik Huawei untuk menghasilkan warna yang akurat dan tajam. Adapun Pura 90 standar dilengkapi kamera utama 50MP (f/1.8), telefoto 50MP dengan zoom optis 3,7x, ultrawide 12,5MP, ditambah kamera true-to-color khusus untuk optimasi komposisi warna, serta selfie 50MP di bagian depan.

Di balik layar, Kirin 9030S menjadi otak penggerak model Pro dan Pro Max. Huawei mengklaim chipset ini meningkatkan performa AI pemahaman gambar hingga 200% dan kejernihan telefoto hingga 110%. Model standar menggunakan Kirin 9010S dengan dukungan RAM 12GB atau 16GB dan penyimpanan 256GB atau 512GB.

Pura 90 standar justru unggul dalam kapasitas baterai, yaitu 6.500 mAh—lebih besar dari 6.000 mAh milik Pro dan Pro Max—semuanya mendukung pengisian kabel 100W. Selain itu, Pro Max mendukung wireless charging 80W, salah satu yang tercepat di industri smartphone global saat ini, yang diklaim mampu mengisi penuh baterai dalam 45 hingga 55 menit.

Pada sisi perangkat lunak, HarmonyOS 6.1 hadir dengan AI agent yang terintegrasi langsung ke asisten suara, didukung alat pengeditan gambar berbasis AI yang memungkinkan penghapusan objek dan pembuatan konten secara langsung dalam aplikasi kamera. Ketersediaan global belum dikonfirmasi Huawei, dan saat ini penjualan masih terbatas di pasar China.

Secara strategis, langkah Huawei mempertahankan harga di tengah naiknya biaya produksi adalah kalkulasi terukur untuk merebut pangsa pasar dari pesaing Android yang terpaksa menaikkan harga—sekaligus merespons Apple yang juga tengah mengabsorpsi tekanan biaya serupa di segmen premium global.

Berita Terkait