TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — DJI secara resmi meluncurkan Mic Mini 2 ke pasar global pada 28 April 2026 , menandai generasi kedua mikrofon nirkabel entry-level perusahaan asal Tiongkok itu dengan sejumlah pembaruan desain dan fitur audio yang sebelumnya hanya tersedia di lini premium. Produk ini lebih dulu tersedia di China sebelum peluncuran globalnya, dengan harga mulai CNY 179 atau sekitar Rp414.000 untuk unit transmitter saja.
Di pasar Eropa dan Inggris, DJI menawarkan lima konfigurasi pembelian, mulai dari €33 (sekitar Rp573.000) untuk transmitter tunggal, hingga paket teratas seharga €89 (sekitar Rp1,54 juta) yang mencakup dua transmitter, satu receiver, dan charging case. Angka ini merepresentasikan pemangkasan harga hampir 47 persen dibandingkan Mic Mini generasi pertama yang diluncurkan pada November 2024 seharga £145, sebagaimana dicatat oleh RedShark News.
Secara spesifikasi audio, Mic Mini 2 mempertahankan kualitas rekaman 48 kHz 24-bit, automatic limiting, pengaturan gain lima level, dual-track recording via DJI Mimo app, serta dua level noise cancellation — Basic dan Strong. Bobot transmitter naik sedikit dari 10 gram menjadi 11 gram, sementara desain klip diperbarui agar bisa diputar, memudahkan pengguna mengarahkan mikrofon ke sumber suara meski dipakai terbalik atau menyamping.
Pembaruan paling mencolok adalah kehadiran tiga preset suara — Regular, Rich, dan Bright — yang memungkinkan pengguna melakukan ekualisasi suara langsung di perangkat tanpa post-processing. Selain itu, Mic Mini 2 kini hadir dengan sistem cover depan magnetis yang dapat dilepas-pasang. Sepuluh pilihan warna tersedia, dari merah muda cerah dan kuning hingga lavender dan teal, dan setiap paket ritel sudah menyertakan dua faceplate — hitam dan putih — secara default.
Dari sisi baterai, transmitter mampu bertahan hingga 11,5 jam dan receiver 10,5 jam, dengan total durasi 48 jam apabila menggunakan charging case. Waktu pengisian transmitter juga dipangkas dari 90 menit menjadi 70 menit. Untuk konektivitas, DJI OsmoAudio Direct Connection memungkinkan transmitter Mic Mini 2 terhubung langsung ke perangkat DJI kompatibel seperti Osmo Pocket 3, Osmo 360, Osmo Nano, Osmo Action 6, dan Osmo Action 5 Pro tanpa memerlukan receiver terpisah.
Satu catatan besar: Mic Mini 2 tidak tersedia di Amerika Serikat karena belum mendapatkan sertifikasi FCC, mengikuti pola yang sama dengan DJI Osmo Pocket 4 yang juga melewati pasar AS. Posisi DJI dalam daftar Covered List FCC sejak Desember 2025 kini berdampak tidak hanya pada drone, melainkan juga perangkat audio konsumen tanpa profil keamanan nasional.
DJI juga mengonfirmasi bahwa Mic Mini 2S akan hadir pada musim panas 2026 dengan kemampuan perekaman internal dan dukungan hingga empat transmitter untuk satu receiver — fitur yang untuk sementara masih menjadi keistimewaan lini Mic 3.