21 January 2026, 23:35

Heboh Tendangan “Kungfu” di Liga 4 Jateng, Pemain Persikaba Dilarikan ke IGD usai Duel Lawan PSIR

nsiden keras mewarnai laga Liga 4 Jawa Tengah saat Persikaba Blora menghadapi tuan rumah PSIR Rembang di Stadion Krida, Rembang, Rabu (21/1/2026).

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Zainur Akbar
1,173
Heboh Tendangan “Kungfu” di Liga 4 Jateng, Pemain Persikaba Dilarikan ke IGD usai Duel Lawan PSIR
Kiper PSIR Rembang melakukan tendangan brutal ke pemain Persikaba Blora di Liga 4 Jawa Tengah. (Tangkapan Layar Instagram Persikaba Blora)

Perspektif.co.id - Insiden keras mewarnai laga Liga 4 Jawa Tengah saat Persikaba Blora menghadapi tuan rumah PSIR Rembang di Stadion Krida, Rembang, Rabu (21/1/2026). Seorang pemain Persikaba, Rizal Dimas Agesta, harus dilarikan ke rumah sakit setelah dadanya terkena tendangan kiper PSIR, Raihan Alfariq, dalam situasi perebutan bola di area penalti. 

Kejadian itu menyita perhatian publik setelah cuplikan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram resmi Persikaba, momen bermula ketika tim tamu mengambil tendangan bebas. Bola kemudian mengarah ke kotak penalti dan Rizal mencoba menyambutnya. Di saat yang sama, kiper PSIR juga maju untuk mengamankan bola. Namun, kaki sang kiper terangkat tinggi dan mengenai dada Rizal hingga pemain tersebut terjatuh di dalam kotak penalti. 

Manajer Persikaba Blora, Muhammad Imfron, mengatakan pemainnya langsung mendapat penanganan dan dibawa ke IGD rumah sakit. “Saat ini masih di IGD,” ujar Imfron saat dimintai konfirmasi pada Rabu malam. 

Imfron menyebut pihak klub menyesalkan insiden itu dan menegaskan akan menempuh jalur pelaporan ke otoritas sepak bola. “Langkah dari klub melaporkan ke Komdis PSSI, untuk dilakukan sanksi seumur hidup,” kata dia. Ia juga menekankan bahwa jejak benturan terlihat pada bagian dada pemainnya. “Ada videonya, dilihat saja videonya, sampai membekas di dadanya,” ujarnya. 

Dari keterangan di lapangan, Rizal disebut langsung dievakuasi menggunakan ambulans untuk pemeriksaan medis lanjutan. Sejumlah saksi menyebut insiden terjadi cepat dalam duel udara, dan Rizal tak bisa melanjutkan pertandingan setelah kontak keras tersebut. 

Pertandingan sendiri berakhir imbang tanpa gol 0-0. Laga berlangsung ketat dan disebut diwarnai tensi tinggi, termasuk kartu merah untuk Persikaba serta penalti untuk PSIR di masa injury time yang gagal berbuah gol. Hasil ini membuat PSIR tetap melangkah ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup A, sementara Persikaba juga mengamankan tiket fase berikutnya melalui jalur tertentu sesuai regulasi kompetisi. 

Berita Terkait