Perspektif.co.id - Harga Bitcoin kembali menunjukkan pergerakan mengkhawatirkan pada perdagangan Selasa (11/11/2025) waktu AS. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini gagal menembus resistance penting di 107.482 dolar AS, lalu berbalik melemah 0,64% ke 105.296,69 dolar AS.
Tekanan jual semakin terasa pada Rabu (12/11/2025) pagi. Berdasarkan data Coinmarketcap pukul 07.45 WIB, Bitcoin merosot lebih dalam menuju 102.984 dolar AS, memicu kegelisahan pasar bahwa fase koreksi besar bisa segera dimulai.
Level 100.000 USD Jadi Batas Hidup-Mati Tren Bullish
Mengutip laporan Finance Magnates, analis teknikal menilai 100.000 dolar AS kini menjadi “benteng terakhir” para pelaku bullish. Jika level psikologis ini terpecahkan, Bitcoin berpotensi tersungkur hingga 30%, menuju area 74.000 dolar AS, mendekati titik terendah tahunannya pada April lalu di 74.420,69 dolar AS.
Tekanan teknikal utama datang dari indikasi pembentukan Death Cross salah satu sinyal jual paling kuat dalam analisis pergerakan harga.
Death Cross di Ambang Terjadi
Death Cross muncul ketika EMA 50 hari memotong EMA 200 hari dari arah atas, menandai potensi perubahan tren besar dari bullish menjadi bearish.
Saat ini posisi dua indikator tersebut semakin mendekat:
- 50-day MA: 111.864 USD
- 200-day MA: 110.364 USD
Dengan jarak yang semakin tipis, persilangan keduanya diperkirakan dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini berpotensi memperkuat tekanan jual di pasar kripto.
Selain faktor teknikal, tekanan makroekonomi ikut memperburuk volatilitas. Penguatan dolar AS pasca perkembangan positif mengenai penghentian shutdown pemerintahan AS serta meredanya risiko tarif impor membuat aset berisiko, termasuk kripto, kehilangan daya tarik.
Analis dari XTB menilai bahwa arus transaksi on-chain menunjukkan fase koreksi jelas, bukan tanda-tanda “bear market” penuh. Indikator Cost Basis Distribution juga memperlihatkan adanya aksi profit taking masif di level harga saat ini, memperkuat pandangan bahwa tekanan jual masih jauh dari selesai.
Prospek Jangka Pendek: Berjaga di Atas 100.000 USD
Dengan semakin menipisnya ruang kenaikan dan indikator teknikal yang memburuk, pasar kripto bersiap menghadapi beberapa hari yang krusial. Nasib Bitcoin dalam jangka pendek banyak ditentukan oleh kemampuan mempertahankan level psikologis 100.000 USD.
Jika area itu berhasil dipertahankan, peluang rebound tetap terbuka. Namun jika tembus, pasar kripto bersiap menghadapi tekanan lebih dalam.***