27 April 2026, 16:44

Google Resmi Konfirmasi Siri Berbasis Gemini Meluncur 2026, Siri iPhone Bakal Lebih Pintar dari Sebelumnya

Google konfirmasi Siri iPhone tenaga Gemini AI hadir 2026, Apple bayar Rp16,3 T/tahun untuk model AI 1,2 triliun parameter.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
107
Google Resmi Konfirmasi Siri Berbasis Gemini Meluncur 2026, Siri iPhone Bakal Lebih Pintar dari Sebelumnya
CEO Google Cloud Thomas Kurian konfirmasi kemitraan Apple-Google di Cloud Next 2026, Siri iPhone akan gunakan model AI Gemini berparameter 1,2 triliun mulai akhir 2026.​​​​​​​​​​​​​​​​ (Foto: AI Generated)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Google secara resmi mengumumkan kemitraan strategisnya dengan Apple dalam ajang Google Cloud Next 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Nevada, pada 22 April 2026, mengonfirmasi bahwa versi baru Siri yang didukung teknologi kecerdasan buatan Gemini akan hadir sebelum akhir tahun ini. Pengumuman tersebut bukan sekadar isyarat bisnis biasa—ini adalah pernyataan terbuka yang menempatkan dua raksasa teknologi terbesar dunia dalam satu barisan kolaborasi yang sebelumnya nyaris tak terbayangkan.

CEO Google Cloud, Thomas Kurian, berbicara langsung di hadapan logo Apple yang terpampang di auditorium, menegaskan bahwa Google kini menjadi mitra cloud utama Apple untuk mengembangkan generasi berikutnya dari Apple Foundation Models berbasis teknologi Gemini. Pernyataan itu disampaikan dalam sesi keynote pembuka konferensi yang tahun ini mengangkat tema “Agentic Cloud”.

“Awal tahun ini, kami mengumumkan kemitraan monumental dengan salah satu merek paling ikonik di dunia yang akan membawa kekuatan teknologi kami kepada pengguna di seluruh penjuru dunia,” ujar Thomas Kurian dalam keynote Google Cloud Next 2026, sebagaimana dikutip MacRumors dan 9to5Mac.

“Kami berkolaborasi dengan Apple sebagai preferred cloud provider mereka untuk mengembangkan generasi berikutnya dari Apple Foundation Models berbasis teknologi Gemini. Model-model ini akan mendukung fitur-fitur Apple Intelligence di masa depan, termasuk Siri yang lebih personal yang akan hadir akhir tahun ini,” lanjut Kurian.

Menurut laporan Bloomberg, Apple akan membayar Google sekitar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16,3 triliun per tahun untuk sebuah model kecerdasan buatan berparameter 1,2 triliun yang dikembangkan khusus oleh Google—angka yang jauh melampaui model cloud Apple Intelligence yang saat ini berbasis 150 miliar parameter. Skala investasi tersebut mencerminkan betapa seriusnya Apple dalam membenahi ekosistem AI-nya yang selama ini tertinggal dari pesaing.

Berdasarkan laporan MacRumors dan pernyataan CEO Apple Tim Cook dalam earnings call Q1 2026, Siri ke depan akan beroperasi dalam sistem berlapis: tugas sederhana seperti pengatur waktu dan membuka aplikasi tetap diproses secara lokal menggunakan model milik Apple sendiri, sementara tugas yang lebih kompleks akan dialihkan ke server Private Cloud Compute Apple, dan lapisan penalaran terberat akan menggunakan model Gemini khusus yang dikabarkan dihosting pada infrastruktur yang dikendalikan Apple.

Kemitraan ini hadir setelah serangkaian penundaan yang melanda Apple. Perusahaan pertama kali memperkenalkan visi Siri generasi baru pada 2024, namun berulang kali harus menundanya di tengah laporan tantangan serius terkait akurasi dan keandalan sistem.  Apple pada Maret 2025 secara terbuka mengakui bahwa pengembangan Siri membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal.

“Butuh waktu lebih lama dari yang kami perkirakan untuk menghadirkan fitur-fitur ini, dan kami mengantisipasi akan meluncurkannya dalam tahun mendatang,” demikian pernyataan resmi Apple saat itu, dikutip CNBC. Fitur-fitur yang dijanjikan dalam pembaruan Siri ini mencakup aplikasi Siri mandiri, riwayat percakapan persisten yang menyerupai antarmuka ChatGPT atau Gemini, kesadaran konteks lintas aplikasi yang lebih dalam, serta kemampuan merangkai beberapa perintah sekaligus dalam satu permintaan tunggal.

Apple belum menetapkan tanggal spesifik peluncuran Siri baru ini selain menyebut “suatu waktu di 2026,” namun para analis dan media teknologi termasuk 9to5Mac memperkirakan fitur pertama Siri berbasis Gemini akan menjadi sorotan utama dalam iOS 27 yang rencananya diumumkan di WWDC 2026 pada 8 Juni mendatang, sebelum dirilis secara penuh pada musim gugur tahun ini.

Satu hal yang hingga kini belum diklarifikasi adalah apakah Siri dan fitur Apple Intelligence bertenaga Gemini akan memanfaatkan infrastruktur Private Cloud Compute milik Apple atau akan berjalan di server Google, sebuah pertanyaan krusial yang menyangkut komitmen privasi pengguna yang selama ini menjadi keunggulan Apple, sebagaimana dicatat MacRumors.

Apple saat ini juga masih bermitra dengan OpenAI untuk mengintegrasikan ChatGPT ke dalam Siri dan Apple Intelligence, khususnya untuk pertanyaan-pertanyaan kompleks yang membutuhkan pengetahuan dunia dari model AI. Kepada CNBC, Apple menyatakan tidak ada perubahan terhadap perjanjian tersebut untuk saat ini.

Kolaborasi ini mencerminkan realita industri yang lebih luas: pada 2026, bahkan perusahaan terbesar sekalipun tidak lagi mampu mengerjakan segalanya secara mandiri dengan kecepatan yang sama. Apple mempertahankan kendali atas produknya, namun bersedia bermitra dengan pesaing bersejarah demi mengejar ketertinggalan di bidang AI, sementara Google mengubah keunggulan infrastruktur modelnya menjadi pengaruh langsung terhadap pengalaman pengguna raksasa teknologi lain.

Berita Terkait