04 March 2026, 04:22

Ericsson Pamerkan Ambisi Jaringan Otonom Level 4, Gandeng AT&T dan Swisscom untuk Dorong AI di RAN

Ericsson dorong jaringan otonom Level 4 lewat EIAP dan rApps, gandeng AT&T dan Swisscom untuk percepat otomatisasi RAN berbasis AI.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
358
Ericsson Pamerkan Ambisi Jaringan Otonom Level 4, Gandeng AT&T dan Swisscom untuk Dorong AI di RAN
Ilustrasi menggambarkan booth Ericsson di pameran teknologi, menyoroti EIAP dan rApps untuk jaringan otonom AI bersama AT&T dan Swisscom. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Ericsson kembali menggebrak panggung teknologi global dengan menegaskan ambisinya menuju jaringan otonom Level 4 melalui platform Ericsson Intelligent Automation Platform (EIAP) dan ekosistem rApps yang semakin matang. Perusahaan memamerkan kemampuan penuh EIAP dalam demonstrasi bersama sejumlah operator besar, termasuk AT&T dan Swisscom, yang kini menjadi bukti nyata bagaimana kecerdasan buatan mulai mengubah Radio Access Network (RAN) menjadi sistem yang lebih adaptif, terbuka, dan sepenuhnya terotomatisasi.

Dalam presentasinya, Ericsson menekankan bahwa EIAP telah mencapai kepatuhan standar industri, mendukung multivendor, serta menawarkan keamanan dan skalabilitas kelas operator. Platform ini kini digunakan oleh berbagai penyedia layanan komunikasi global, termasuk AT&T, Swisscom, Telstra, dan Vodafone, untuk mengelola jaringan single maupun multivendor.

“Pengirisan jaringan bukan lagi konsep masa depan; ini adalah realitas komersial,” ujar Tibor Rathonyi dari Ookla dalam laporan terpisah yang menyoroti kolaborasi mereka dengan Ericsson untuk verifikasi SLA layanan 5G berbasis slice. Pernyataan ini memperkuat gambaran bahwa otomatisasi jaringan berbasis AI bukan lagi eksperimen, melainkan kebutuhan strategis bagi operator.

AT&T menjadi salah satu contoh paling agresif dalam mengadopsi pendekatan baru ini. Operator asal AS tersebut mencatat sejarah sebagai penyedia layanan pertama di dunia yang menjalankan rApp pihak ketiga di jaringan produksi mereka melalui EIAP. “Tonggak sejarah ini merupakan lompatan maju yang signifikan dalam komitmen kami terhadap keterbukaan dan kolaborasi,” kata Rob Soni, VP RAN Technology AT&T, menegaskan bahwa arsitektur terbuka dan inovasi lintas vendor akan menjadi fondasi jaringan masa depan.

Swisscom juga berada di jalur yang sama, dengan validasi rApps yang hampir rampung dan pengujian lanjutan yang menunjukkan integrasi EIAP dengan AI Orchestrator milik SoftBank. Pendekatan ini memperlihatkan fleksibilitas EIAP dalam menangani beban kerja AI untuk konsumen, enterprise, hingga otomasi jaringan.

Ericsson menyebut rApps generasi terbaru mampu meningkatkan efisiensi spektrum hingga 8%, mempercepat optimasi RF hingga 75%, meningkatkan kecepatan jaringan 11%, menurunkan drop call voice 8%, dan mengurangi sel bermasalah hingga 60%. Angka-angka ini menjadi bukti bahwa otomatisasi berbasis AI bukan sekadar jargon pemasaran, melainkan peningkatan performa yang terukur.

Dengan ekosistem rApps terbesar di industri dan posisi #1 dalam peringkat RAN Automation Platform Vendors versi ABI Research, Ericsson menegaskan bahwa mereka berada di garis depan dalam membangun fondasi jaringan otonom Level 4. Perusahaan juga bekerja sama dengan TM Forum untuk merumuskan standar pengukuran kontribusi AI terhadap realisasi jaringan otonom berskala besar.

Berita Terkait