05 October 2026, 11:25

Donal Husni Masih Hilang, Benyamin dan Andra Soni Datangi Keluarga Jurnalis Tangsel

Benyamin Davnie dan Andra Soni menemui keluarga Donal Husni, jurnalis yang masih hilang dalam rombongan KM Arupadhatu I sejak 7 September 2026.

Reporter: Redaksi Perspektif
Editor: Deden M Rojani
16
Donal Husni Masih Hilang, Benyamin dan Andra Soni Datangi Keluarga Jurnalis Tangsel
Benyamin Davnie menemui keluarga Donal Husni, jurnalis yang masih hilang dalam rombongan KM Arupadhatu I sejak 7 September 2026.

TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie bersama Gubernur Banten Andra Soni mendatangi kediaman keluarga jurnalis Donal Husni di kawasan Ciater, Serpong, Jumat (25/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan perkembangan terbaru pencarian rombongan KM Arupadhatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak 7 September 2026.

Donal Husni menjadi salah satu dari delapan orang yang berada dalam rombongan KM Arupadhatu I. Hingga kunjungan tersebut dilakukan, Donal dan enam orang lainnya masih belum ditemukan setelah kapal tersebut dilaporkan hilang kontak.

Andra Soni mengatakan pemerintah terus menjaga komunikasi dengan keluarga para korban, termasuk keluarga Donal Husni yang masih menanti kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.

"Saya dengan Pak Wali Kota Tangerang Selatan bersilaturahmi kepada istri atau keluarga dari Pak Donal, salah satu kawan-kawan kita dari jurnalis yang sampai hari ini, sejak tanggal 7 September belum ditemukan," ujar Andra.

Dalam pertemuan tersebut, Andra bersama Benyamin menyampaikan informasi terbaru mengenai proses pencarian kepada keluarga Donal. Pemerintah memastikan komunikasi akan terus dilakukan apabila terdapat perkembangan baru terkait keberadaan rombongan KM Arupadhatu I.

Andra mengatakan komitmen tersebut juga telah disampaikan secara langsung kepada keluarga ketika dirinya berada di Posko SAR. Setiap informasi terbaru yang diperoleh akan diteruskan kepada pihak keluarga.

“Saya secara langsung waktu di Posko SAR menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa setiap perkembangan, setiap informasi terbaru itu akan kami update secara langsung kepada pihak keluarga,” katanya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah melakukan operasi pencarian selama 10 hari dengan menyisir wilayah perairan yang cukup luas. Namun, operasi tersebut belum berhasil menemukan kapal maupun tujuh orang lainnya yang masih dalam pencarian.

Operasi SAR resmi kemudian dihentikan. Meski demikian, koordinasi serta pemantauan di sejumlah wilayah perairan tetap dilakukan apabila muncul informasi baru yang dapat menjadi petunjuk mengenai keberadaan rombongan KM Arupadhatu I.

Perkembangan dalam pencarian tersebut terjadi setelah pada 12 September 2026 ditemukan jenazah tanpa identitas di Pulau Enggano, Bengkulu. Jenazah kemudian menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri melalui pencocokan DNA.

Proses identifikasi akhirnya memberikan kepastian pada 22 September 2026. Hasil pemeriksaan memastikan jenazah tersebut merupakan Surakhman, salah satu dari delapan orang yang berada dalam rombongan KM Arupadhatu I.

Dengan teridentifikasinya Surakhman, masih terdapat tujuh orang lainnya yang belum ditemukan. Donal Husni termasuk dalam tujuh orang tersebut.

Pemerintah bersama pihak terkait masih melakukan koordinasi dan pemantauan apabila terdapat informasi baru mengenai keberadaan para korban. Komunikasi dengan keluarga juga tetap dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan dapat segera disampaikan.

Andra menegaskan pemerintah tidak memutus komunikasi dengan keluarga delapan orang yang berada dalam rombongan tersebut. Menurut dia, pemerintah masih terus menjaga hubungan dengan seluruh keluarga korban.

"Seluruh keluarga dari delapan orang ini kami masih keep in touch, masih tersambung," ujarnya.

Sementara itu, Benyamin Davnie menyampaikan belasungkawa sekaligus dukungan moril kepada keluarga Donal Husni. Ia memastikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan tetap memberikan pendampingan kepada keluarga di tengah ketidakpastian mengenai keberadaan Donal.

Benyamin juga mengatakan Pemkot Tangsel akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten terkait perkembangan pencarian maupun kebutuhan keluarga Donal.

"Kami hadir untuk memastikan keluarga Pak Donal tidak menghadapi situasi ini sendirian. Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan terus memberikan pendampingan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten terkait perkembangan pencarian maupun kebutuhan keluarga," ujar Benyamin.

Pertemuan Benyamin dan Andra dengan keluarga Donal berlangsung di tengah harapan agar proses pencarian dapat kembali dilakukan apabila ditemukan petunjuk baru. Pemerintah memastikan komunikasi dengan keluarga tetap berjalan seiring munculnya informasi mengenai pencarian rombongan KM Arupadhatu I.

Bagi keluarga Donal, kepastian mengenai keberadaan jurnalis tersebut masih menjadi penantian. Sementara pemerintah menyatakan akan terus memberikan informasi apabila terdapat perkembangan baru dari proses koordinasi dan pemantauan yang dilakukan.

Berita Terkait