08 March 2026, 03:43

Claude Meledak: Anthropic Akui Tambah Lebih dari 1 Juta Pengguna Baru per Hari Setelah Tolak Pentagon

Claude meledak: Anthropic tambah 1 juta pengguna per hari setelah menolak Pentagon, salip ChatGPT di banyak negara.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
414
Claude Meledak: Anthropic Akui Tambah Lebih dari 1 Juta Pengguna Baru per Hari Setelah Tolak Pentagon
Ilustrasi aplikasi Claude AI di smartphone yang melonjak ke puncak App Store setelah Anthropic melaporkan penambahan lebih dari 1 juta pengguna baru setiap hari. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Lonjakan penggunaan AI kembali memanas setelah Anthropic mengonfirmasi bahwa chatbot Claude kini menambah lebih dari satu juta pengguna baru setiap hari, sebuah pertumbuhan eksplosif yang muncul tepat setelah perusahaan itu menolak permintaan kerja sama dari Departemen Pertahanan AS. Data dari berbagai pasar aplikasi menunjukkan aplikasi Claude meroket ke posisi teratas, bahkan menyalip ChatGPT di beberapa negara besar.

Mike Krieger, eksekutif Anthropic yang juga salah satu pendiri Instagram, mengumumkan pencapaian tersebut di platform X.
“Lebih dari satu juta orang kini mendaftar ke Claude setiap hari,” tulis Krieger.

Ledakan pengguna ini terjadi di tengah ketegangan antara Anthropic dan pemerintah AS, setelah Washington secara resmi menandai perusahaan tersebut sebagai “risiko rantai pasok” karena menolak menandatangani kesepakatan intelijen dengan Pentagon. Penolakan itu memicu perdebatan luas tentang etika penggunaan AI dalam operasi militer dan pengawasan massal.

CEO Anthropic, Dario Amodei, menanggapi keputusan pemerintah AS tersebut.
“Penetapan ini secara hukum tidak berdasar,” ujar Amodei dalam pernyataan resmi perusahaan.

Meski status itu berpotensi memengaruhi hubungan bisnis dengan lembaga pemerintah, Anthropic menegaskan bahwa pengguna umum tidak akan terdampak. Justru, kontroversi ini tampaknya mempercepat migrasi pengguna dari platform lain, terutama setelah OpenAI menghadapi gelombang penghapusan aplikasi ChatGPT di berbagai negara menyusul kontraknya dengan Pentagon.

Menurut laporan TechRadar, lonjakan pengguna Claude diperkirakan dipicu oleh persepsi publik bahwa Anthropic mengambil posisi moral yang lebih kuat dibandingkan OpenAI dalam isu penggunaan AI untuk kepentingan militer.

Sementara itu, data Similarweb yang dikutip Times of India menunjukkan unduhan aplikasi Claude di iOS dan Android melonjak 55% dalam sepekan, dengan rata-rata 337.200 unduhan harian—naik dari 217.000 pada minggu sebelumnya. Pada 2 Maret, Claude mencatat 11,3 juta pengguna aktif harian, angka tertinggi sepanjang sejarah platform.

Di sisi lain, unduhan ChatGPT turun sekitar 5,6% pada periode yang sama, meski total unduhan hariannya masih lebih besar. Namun, tren migrasi pengguna ini menandai perubahan signifikan dalam kompetisi AI global, terutama di pasar konsumen.

The Decoder juga melaporkan bahwa pendapatan tahunan Anthropic melonjak dari USD 7 miliar menjadi USD 19 miliar sejak Oktober 2025, sementara OpenAI naik dari USD 13 miliar menjadi USD 25 miliar. Jika dikonversi, pendapatan Anthropic setara sekitar Rp 304 triliun, dan OpenAI mencapai Rp 400 triliun—meski keduanya masih membakar dana besar untuk infrastruktur komputasi.

Dengan pertumbuhan yang belum menunjukkan tanda melambat, Claude kini menjadi salah satu aplikasi AI dengan akselerasi tercepat di dunia, sekaligus menegaskan bahwa keputusan strategis terkait etika dapat berdampak langsung pada dinamika pasar teknologi global.

Berita Terkait