JAKARTA, Perspektif.co.id - Menjelang Hari Raya Idulfitri, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil mulai meningkat tajam. Selain dipakai untuk transaksi harian, uang nominal Rp10 ribu dan Rp20 ribu juga banyak diburu untuk kebutuhan membagikan tunjangan hari raya kepada keluarga, anak-anak, hingga kerabat saat Lebaran. Di tengah lonjakan kebutuhan tersebut, Bank Mandiri menyediakan sejumlah ATM yang melayani penarikan uang pecahan kecil di berbagai titik strategis, sehingga nasabah tak harus selalu menukar uang di kantor cabang. Informasi mengenai keberadaan ATM multi denominasi ini juga telah dipublikasikan luas oleh media nasional menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.
Kehadiran ATM dengan pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu dinilai menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memperoleh uang layak edar dalam nominal kecil tanpa harus mengantre di bank. Bank Mandiri sendiri melalui kanal informasinya menegaskan layanan ATM tetap menjadi salah satu kanal utama transaksi nasabah, sementara sejumlah publikasi media menyebut mesin dengan pecahan kecil ini tersedia untuk membantu kebutuhan Lebaran tahun ini.
Berdasarkan informasi Bank Mandiri yang dikutip sejumlah media, titik ATM pecahan kecil tersebut tersebar di beberapa kota. Di Jakarta, lokasi yang disiapkan antara lain Plaza Mandiri di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 36-38, Thamrin City di Jalan Kebon Kacang Raya, Sentra Mandiri Menteng di Jalan RP Soeroso Nomor 2, Mandiri Jalan Sunda di Jalan Sunda Nomor 1, Mandiri Bendungan Hilir di Jalan Bendungan Hilir Nomor 82, Mandiri Pondok Kelapa di Jalan Pondok Kelapa Indah Nomor 22-23, Mandiri Thamrin Jakarta di Jalan MH Thamrin Nomor 12, Mandiri Blok M di Jalan Bulungan Nomor 76, Mandiri Falatehan di Jalan Melawai 9 Nomor 50, serta ATM Mandiri SPBU Kahfi Jagakarsa di Jalan Moch Kahfi Nomor 1. Daftar lokasi Jakarta ini konsisten muncul dalam publikasi media yang mengutip data Bank Mandiri.
Tidak hanya di ibu kota, layanan serupa juga tersedia di wilayah penyangga. Di Bekasi, ATM pecahan kecil berada di Mandiri Bekasi Juanda, Jalan Ir H Juanda Nomor 155, serta Mandiri Bekasi Jatiwaringin di Jalan Raya Galaxy Blok H/19. Sementara di Bogor, titik yang disediakan berada di Mandiri Bogor Taman Safari, Jalan Raya Puncak Nomor 601, Cibeureum, Cisarua. Penyebaran ini menunjukkan bank berupaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat di kawasan dengan mobilitas tinggi menjelang arus mudik dan libur Lebaran.
Untuk wilayah Banten, ATM pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu tersedia di Mandiri Anyer di Jalan Raya Anyer-Sirih, Kabupaten Serang, serta Mandiri Cilegon di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 67, Ramanuju, Kota Cilegon. Adapun di Bengkulu, titik yang disebut menyediakan layanan serupa berada di Mandiri Bengkulu S Parman di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 202, Pintu Batu, Kota Bengkulu. Penyebaran sampai ke luar Jabodetabek ini mencerminkan bahwa kebutuhan uang pecahan kecil tak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga meningkat di kota-kota lain menjelang Lebaran.
Secara mekanisme, proses tarik tunai di ATM pecahan kecil ini pada dasarnya sama seperti penarikan tunai biasa. Nasabah cukup datang ke mesin ATM yang menyediakan nominal tersebut, memasukkan kartu, mengetik PIN, lalu memilih menu tarik tunai dan nominal yang dibutuhkan. Setelah transaksi diproses, uang akan keluar sesuai pilihan pecahan yang tersedia pada mesin. Kanal edukasi Bank Mandiri juga menjelaskan bahwa ATM setor tarik tetap melayani beragam transaksi nasabah, meski ketersediaan uang fisik di masing-masing mesin dapat berubah sewaktu-waktu tergantung tingkat penggunaan.
Tingginya minat masyarakat terhadap uang pecahan kecil setiap Ramadan dan menjelang Idulfitri membuat keberadaan ATM seperti ini menjadi semakin penting. Dalam praktiknya, pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu kerap menjadi nominal favorit untuk THR keluarga, anak-anak, dan lingkungan sekitar. Karena itu, layanan ATM multi denominasi menjadi alternatif cepat bagi nasabah yang ingin menyiapkan uang tunai tanpa harus bergantung penuh pada penukaran manual di kantor cabang.
Dengan meningkatnya permintaan, masyarakat juga perlu memperhatikan kemungkinan antrean dan ketersediaan uang pada masing-masing mesin, terutama di titik yang berada di pusat keramaian. Meski daftar lokasi telah tersedia, kondisi stok uang pecahan di ATM sangat bergantung pada frekuensi transaksi harian. Karena itu, nasabah biasanya disarankan datang lebih awal atau menyiapkan alternatif lokasi lain agar kebutuhan uang pecahan kecil untuk Lebaran tetap bisa terpenuhi tanpa hambatan.
“Keberadaan ATM ini memudahkan nasabah yang ingin menarik uang dengan nominal kecil tanpa harus menukar uang terlebih dahulu di kantor cabang atau lokasi penukaran uang,” demikian informasi yang dipublikasikan media nasional mengacu pada data Bank Mandiri.