JAKARTA,Perspektif.co.id - Undian fase grup Piala Dunia 2026 resmi digelar di Amerika Serikat, Jumat (5/12) waktu setempat atau Sabtu (6/12) dini hari WIB. Hasil drawing menempatkan sejumlah tim besar dalam persaingan ketat, terutama Brasil dan Inggris yang sama-sama tergabung di grup yang dinilai berpotensi keras. Turnamen edisi 2026 sendiri akan dihelat di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan diikuti 48 tim.
Sebelum proses undian dimulai, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima penghargaan FIFA Peace Prize 2025. Trump dinilai sebagai figur yang berkontribusi membawa pesan perdamaian di level global. Dalam prosesi pembuka, tiga pemimpin negara tuan rumah—Donald Trump (Presiden AS), Claudia Sheinbaum Pardo (Presiden Meksiko), dan Mark Carney (Perdana Menteri Kanada)—lebih dulu mengambil bola undian untuk menentukan penempatan awal tuan rumah di fase grup.
Hasilnya, Meksiko dipastikan menempati Grup A, Kanada berada di Grup B, sementara Amerika Serikat menempati Grup D. Usai melakukan pengambilan bola, ketiganya meninggalkan panggung dan proses undian dilanjutkan untuk seluruh peserta lain.
FIFA menunjuk enam tokoh olahraga dunia sebagai pengambil undian, yakni Rio Ferdinand, Samantha Johnson, Wayne Gretzky, Aaron Judge, Shaquille O’Neal, dan Tom Brady. Undian untuk pot unggulan (pot 1) dilakukan terlebih dahulu oleh Tom Brady. Dalam sesi ini, juara bertahan Argentina ditempatkan di Grup J, Prancis di Grup I, Inggris di Grup L, dan Brasil di Grup C. Keempat tim tersebut menjadi poros kekuatan di masing-masing grup.
Tahap berikutnya, Shaquille O’Neal didapuk mengundi pot kedua. Dari pot ini, beberapa duel menarik langsung tersaji. Jepang dipasangkan dengan Belanda di Grup F, Maroko bergabung bersama Brasil di Grup C, sementara Kroasia masuk ke Grup L mendampingi Inggris. Komposisi ini membuat Grup C dan Grup L sejak awal dipandang sebagai grup yang menjanjikan persaingan sengit.
Pengundian kemudian berlanjut ke pot ketiga yang diambil oleh Aaron Judge. Paraguay masuk ke Grup D bersama Amerika Serikat, Norwegia ditempatkan di Grup I mendampingi Prancis, sedangkan Uzbekistan masuk Grup K yang sudah diisi Portugal. Kehadiran tim-tim kuda hitam di pot ini membuat peta kekuatan di beberapa grup menjadi lebih dinamis.
Pot keempat diundi oleh Wayne Gretzky. Pada pot ini masih terdapat enam tim yang statusnya akan ditentukan melalui jalur play-off, yakni empat tiket dari Eropa dan dua dari antarkonfederasi. Karena itu, komposisi akhir sejumlah grup baru akan benar-benar lengkap setelah rangkaian play-off tuntas pada Maret 2026. Untuk sementara, grup yang sudah terisi penuh adalah Grup C, E, G, H, J, dan L, sementara Grup A, B, D, F, I, dan K masih menunggu pemenang play-off.
Kendati begitu, secara umum tidak muncul satu pun “grup neraka” yang berisi deretan tim elit sekaligus. Namun, Grup C yang dihuni Brasil, Maroko, Haiti, dan Skotlandia dinilai berpotensi menghadirkan persaingan sangat ketat, begitu pula Grup L yang berisi Inggris, Kroasia, Ghana, dan Panama. Kekuatan merata dan gaya bermain berbeda dari masing-masing tim diperkirakan akan membuat persaingan menuju fase gugur berlangsung keras.
Adapun pembagian grup Piala Dunia 2026 hingga saat ini adalah sebagai berikut:
Grup A: Meksiko, (Ceko/Irlandia/Denmark/Makedonia Utara), Afrika Selatan, Korea Selatan.
Grup B: Kanada, (Italia/Irlandia Utara/Wales/Bosnia & Herzegovina), Qatar, Swiss.
Grup C: Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia.
Grup D: Amerika Serikat, Paraguay, Australia, (Slovakia/Kosovo/Turki/Rumania).
Grup E: Jerman, Curacao, Ekuador, Pantai Gading.
Grup F: Belanda, Jepang, (Ukraina/Swedia/Polandia/Albania), Tunisia.
Grup G: Belgia, Iran, Mesir, Selandia Baru.
Grup H: Spanyol, Cape Verde, Arab Saudi, Uruguay.
Grup I: Prancis, Senegal, (Bolivia/Suriname/Irak), Norwegia.
Grup J: Argentina, Aljazair, Austria, Yordania.
Grup K: Portugal, (Kaledonia Baru/Jamaika/RD Kongo), Uzbekistan, Kolombia.
Grup L: Inggris, Kroasia, Ghana, Panama.
Dengan format baru yang melibatkan 48 negara, Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi turnamen dengan cakupan kompetisi paling luas dalam sejarah FIFA. “Sebanyak 48 tim akan ambil bagian dalam Piala Dunia 2026, menjadikannya turnamen yang merepresentasikan lebih banyak federasi anggota,” demikian garis besar pesan FIFA dalam keterangan resminya.
Tahap play-off pada awal 2026 akan menjadi penentu akhir peta persaingan di fase grup, sebelum seluruh kontestan mulai bertarung memperebutkan tiket ke babak gugur di tiga negara tuan rumah Amerika Utara tersebut.