TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Pasar kripto global mengalami gejolak signifikan pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan Bitcoin yang masih lesu dan Ethereum yang berhasil melesat, menarik perhatian jutaan investor di Indonesia yang kini mencapai 20,19 juta orang menurut data OJK. Pergerakan ini dipicu oleh tekanan jual dari whale besar dan kekhawatiran institusional atas pengeluaran AI yang tinggi tanpa profit jelas, sementara adopsi EV dan regulasi pemerintah mendorong pertumbuhan baterai seperti sodium-ion yang memengaruhi sentimen teknologi terkait blockchain.
Di Jakarta, harga Bitcoin turun sekitar 0,74% menjadi $68.362 per keping pada pukul 16:44 WIB, mencerminkan konsolidasi Februari yang membuat pasar kehilangan nilai $1,3 triliun dalam seminggu terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh analis dari CryptoQuant yang mencatat lonjakan inflow whale ke bursa sebagai sinyal potensi dump lebih lanjut. Sementara itu, Ethereum naik 2,11% ke $2.002, didorong oleh arus masuk ETF yang kuat dan minat institusi seperti ARK Invest yang terus membeli aset terkait selama dip, menunjukkan bagaimana faktor ekonomi AS seperti data GDP mendukung altcoin ini meski Bitcoin mendominasi 56-57% pasar.
Investor ritel di platform seperti Reddit dan X mulai ragu atas breakout Bitcoin ke $80.000 dalam tiga bulan mendatang, dengan lebih dari 40% responden survei Stocktwits memprediksi puncak tahun ini hanya di $75.000-$100.000, yang menjelaskan mengapa Solana menguat tipis 1,1% ke $86,9 sementara XRP terkoreksi 3,20% ke $1,477, semua terjadi di tengah laporan WIPO tentang difusi inovasi cepat yang mempercepat adopsi DeFi tapi juga menambah volatilitas.
“Harga Bitcoin (BTC) dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada Selasa (17/2/2026) pukul 7:00 WIB.”
“Market cap Bitcoin hari ini, 17 Februari 2026 tercatat US$1374,42 miliar, mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor satu dunia.”
“Mata uang kripto menguat pada 17 Februari 2026, dengan Bitcoin naik 0,84% dan Ethereum 2,11%.”
“Bitcoin telah memasuki bulan kelima berturut-turut dengan lilin merah, namun masih belum menunjukkan tanda-tanda yang jelas dari sumbu bawah yang panjang yang akan menunjukkan dukungan pembelian yang kuat.”
“Pasar mata uang kripto melanjutkan konsolidasi Februari pada hari Selasa, 17 Februari 2026, dengan sinyal campuran di seluruh aset utama.”
“Bitcoin terus melihat banyak masalah di atas, karena pasar terus memperhatikan level $72.000 untuk langit-langit, atau mudah-mudahan, sebuah terobosan.”
“17 Februari 2026 @ 01:42 AM (UTC) Harga Saat Ini dari #Bitcoin $BTC / $USD: $68,836.34 $BTC / $EUR: €58,220.46 $BTC / $GBP: £50,627.18"
“Pada waktu pers, bitcoin BTC $68,079.67 diperdagangkan mendekati $68,200, turun hampir 3% selama 24 jam, dengan XRP XRP $1.4799, ether ETH $1,970,02, DOGE ...”
“Ahli strategi Bloomberg Intelligence Mike McGlone memperingatkan bahwa jatuhnya harga kripto dan potensi penurunan bitcoin menuju $10.000 dapat menandakan ...”
“Pelacak harian: Harga Emas, Perak, dan Bitcoin untuk 17 Februari 2026 ... #news Emas stabil di ₹1.57 lakh, Perak naik 3% menjadi ₹2,6 lakh ...”
Pasar kripto Indonesia turut terdampak, dengan Pintu Futures memperkuat fitur manajemen risiko setelah Bitcoin anjlok hampir 50% dari puncak 2025, menekankan pentingnya strategi hedging di tengah hash rate jaringan yang melonjak dan profit mining yang menurun hanya untuk mesin Antminer terbaru.