09 March 2026, 15:04

Apple Resmi Ganti Tiga Petinggi Sekaligus, Desainer Legendaris Era Jony Ive Akhirnya Punya Penerus Resmi

Apple tambah tiga eksekutif baru sekaligus: Jennifer Newstead, Molly Anderson, dan Steve Lemay, tanda pergolakan besar jajaran pimpinan.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
508
Apple Resmi Ganti Tiga Petinggi Sekaligus, Desainer Legendaris Era Jony Ive Akhirnya Punya Penerus Resmi
Apple memperbarui halaman kepemimpinan resminya pada Maret 2026, menandai rotasi eksekutif terbesar perusahaan dalam satu dekade terakhir. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Apple secara resmi memperbarui halaman kepemimpinan perusahaannya pada Jumat, 7 Maret 2026, dengan menambahkan tiga nama eksekutif baru sekaligus — sebuah langkah yang mengonfirmasi pergolakan struktural terbesar dalam jajaran pimpinan perusahaan teknologi terbesar dunia itu dalam beberapa tahun terakhir. Pembaruan ini menjadi penanda resmi berakhirnya era sejumlah tokoh senior yang telah lama mendefinisikan wajah Apple, mulai dari ranah hukum, desain perangkat keras, hingga antarmuka perangkat lunak.

Jennifer Newstead kini tercatat sebagai Senior Vice President dan General Counsel Apple, jabatan yang secara resmi ia emban mulai 1 Maret 2026, menggantikan Katherine Adams yang telah memegang posisi tersebut sejak 2017. Sebelum bergabung dengan Apple, Newstead dikenal sebagai mantan penasihat hukum Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan, yang paling baru, menjabat sebagai chief legal officer Meta selama enam tahun.  Kehadirannya menandai rotasi besar di lini hukum korporasi, di tengah tekanan regulasi global yang semakin mengimpit industri teknologi.

Di sisi desain, Apple menambahkan dua figur kunci ke halaman kepemimpinan publiknya: Steve Lemay sebagai Vice President of Human Interface Design, yang mengambil alih tim desain perangkat lunak sejak Desember lalu setelah mantan kepala desain Alan Dye hengkang ke Meta’s Reality Labs. Lemay, yang bergabung dengan Apple sejak 1999, kini memimpin tim yang bertanggung jawab atas pengalaman antarmuka di seluruh platform Apple — mulai dari macOS, iOS, iPadOS, watchOS, hingga visionOS.  Ia dikenal dengan filosofi desain yang menekankan interaksi dan pengalaman pengguna di atas estetika visual semata.

Dalam sebuah wawancara terkait iPad Pro generasi terbaru, Lemay pernah menegaskan bahwa fitur-fitur seperti gesture squeeze pada Apple Pencil Pro dan haptic feedback dirancang untuk “membawa kegembiraan dari pengalaman analog ke dunia digital,” menciptakan apa yang ia sebut sebagai “pintasan keyboard yang disempurnakan” bagi para profesional kreatif.

Molly Anderson, sementara itu, resmi tercatat sebagai Vice President of Industrial Design — sosok yang bertanggung jawab atas desain seluruh produk Apple, aksesori, beserta kemasannya. Anderson bergabung dengan Apple pada 2014 dan telah memimpin tim Industrial Design sejak 2024, mewarisi tongkat estafet dari nama-nama legendaris seperti Jony Ive dan Evans Hankey.

Dalam konteks produk, Anderson sebelumnya pernah menggambarkan iPad Pro terbaru sebagai “produk Apple tertipis yang pernah dibuat,” berkat inovasi pada layar nano-texture dan struktur rangka internal yang revolusioner.

Tak hanya itu, Apple turut mengubah gelar Eddy Cue menjadi Senior Vice President of Services and Health — perubahan yang mencerminkan keputusan perusahaan untuk menggabungkan divisi kesehatan dan kebugaran ke dalam unit layanan, sebagai bagian dari restrukturisasi besar pascapensiunnya mantan Chief Operating Officer Jeff Williams tahun lalu. Cue sendiri merupakan veteran Apple yang bergabung sejak 1989, dan turut mendapatkan foto profil baru di halaman kepemimpinan tersebut.

Pembaruan ini terjadi setelah Apple mengumumkan rencana pensiunnya Lisa Jackson, yang mendorong perusahaan mengalihkan sebagian organisasi lingkungan dan kebijakan ke bawah naungan Katherine Adams, sementara Newstead masuk mengisi kekosongan di posisi General Counsel. Adams sendiri kini tercatat sebagai Senior Vice President of Government Affairs, seiring persiapannya menuju pensiun pada akhir 2026.

Rangkaian perubahan ini secara keseluruhan mencerminkan rotasi kepemimpinan terluas yang pernah dialami Apple dalam satu dekade terakhir, menyentuh hampir semua lini strategis: operasional, keuangan, hukum, dan desain — tepat di saat perusahaan berpacu keras mengakselerasi ambisinya di ranah kecerdasan buatan dan komputasi spasial.

Berita Terkait