15 January 2026, 20:45

Aplikasi Microsoft Lens Resmi Disetop, Terus Apa Gantinya?

Microsoft resmi mulai mempensiunkan aplikasi pemindai dokumen Microsoft Lens di iOS dan Android sejak 9 Januari 2026.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
908
Aplikasi Microsoft Lens Resmi Disetop, Terus Apa Gantinya?
Microsoft menghentikan aplikasi Microsoft Lens mulai 9 Januari 2026. Pengguna dapat memindai dokumen hingga 9 Maret, setelah itu aplikasi akan dihapus. (Foto: Tangakapan Layar Goggle Play)

Perspektif.co.id - Microsoft resmi mulai mempensiunkan aplikasi pemindai dokumen Microsoft Lens di iOS dan Android sejak 9 Januari 2026. Perusahaan menyatakan aplikasi itu tidak lagi mendapat dukungan setelah 9 Februari 2026, sebelum akhirnya ditarik dari toko aplikasi dan fungsi pemindaian baru dihentikan pada tahap berikutnya. 

Dalam keterangan di laman dukungan resminya, Microsoft menegaskan penghentian dilakukan bertahap. “The Microsoft Lens app will be retired from iOS and Android devices starting January 9, 2026, and will no longer be supported after February 9,” tulis Microsoft. (Dukungan Microsoft) Sejalan dengan itu, CNN Indonesia mengutip pernyataan Microsoft bahwa aplikasi akan dihentikan sejak 9 Januari 2026 dan “tidak akan didukung lagi setelah 9 Februari.” 

Meski status dukungan berakhir pada 9 Februari 2026, pengguna yang masih memasang aplikasi disebut tetap bisa melakukan pemindaian dokumen hingga 9 Maret 2026. Setelah lewat tanggal tersebut, pengguna tidak lagi dapat membuat pemindaian baru. Namun, Microsoft menyebut akses ke hasil pindai lama masih dimungkinkan selama aplikasi tetap terpasang di perangkat. 

Microsoft juga memberi catatan penting bagi pengguna yang ingin mengamankan arsip dokumen hasil pemindaian: pengguna perlu masuk menggunakan akun terakhir yang aktif di aplikasi Microsoft Lens agar bisa membuka pemindaian yang sudah tersimpan. Ketentuan ini menjadi krusial bagi pengguna yang selama ini menjadikan Lens sebagai “mesin kerja” untuk memindai dokumen kantor, catatan rapat, hingga papan tulis. 

Lens—yang sebelumnya bernama Office Lens—dikenal luas karena kemampuannya menangkap teks dari dokumen, papan tulis, kartu nama, nota, hingga memo tulisan tangan, lalu merapikan sudut dan bayangan agar hasilnya lebih jelas. Hasil pindai juga bisa diekspor ke berbagai format dan layanan Microsoft seperti OneNote, Word, PowerPoint, OneDrive, hingga PDF untuk dibagikan lewat email. 

Soal pengganti, Microsoft mengarahkan pengguna ke OneDrive. Perusahaan menilai kebutuhan pemindaian bisa dipenuhi lewat fitur scan bawaan di aplikasi penyimpanan cloud tersebut, sehingga peran aplikasi pemindai terpisah dianggap tidak lagi esensial. (Dukungan Microsoft) Bagi pengguna, pergeseran ini berarti alur kerja pemindaian akan makin terintegrasi dengan penyimpanan cloud, bukan lagi berbasis aplikasi khusus pemindai seperti Lens.

Untuk tetap memakai fitur pemindaian versi Microsoft, pengguna dapat memanfaatkan OneDrive dengan langkah sederhana: buka aplikasi OneDrive di ponsel, ketuk tombol “+” (tambah) di bagian bawah, pilih menu pemindaian (misalnya “Pindai foto”/scan), lalu simpan hasilnya ke folder tujuan di OneDrive. Alur ini menjadi opsi yang disarankan agar pengguna tetap bisa memindai dan menyimpan dokumen dalam ekosistem Microsoft setelah Lens disetop. 

Dengan tenggat waktu yang jelas—penghentian dimulai 9 Januari 2026, dukungan berakhir 9 Februari 2026, dan pemindaian baru ditutup 9 Maret 2026—pengguna yang masih bergantung pada Lens disarankan meninjau kembali penyimpanan dokumen mereka. Terutama bagi yang menyimpan arsip kerja penting di dalam aplikasi, memastikan akses akun dan memindahkan file ke OneDrive atau repositori lain menjadi langkah praktis sebelum aplikasi benar-benar ditinggalkan. 

Berita Terkait