24 December 2025, 06:33

Aerox Listrik Sudah Mengaspal di India, Yamaha Indonesia Buka Suara: “Sejauh Ini Belum Ada Rencana”

Yamaha akhirnya resmi masuk ke segmen skuter listrik lewat model AEROX E (sering disebut Aerox-e/Aerox EV) untuk pasar India.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
2,275
Aerox Listrik Sudah Mengaspal di India, Yamaha Indonesia Buka Suara: “Sejauh Ini Belum Ada Rencana”
Yamaha Indonesia berbicara mengenai peluang sepeda motor listrik Aerox-e untuk pasar Tanah Air. (Foto: Doc. Zigwheels via Detikcom)

Perspektif.co.id - Yamaha akhirnya resmi masuk ke segmen skuter listrik lewat model AEROX E (sering disebut Aerox-e/Aerox EV) untuk pasar India. Namun, pertanyaan yang langsung ramai di Indonesia adalah: kapan Aerox listrik ini dijual di Tanah Air? PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menegaskan hingga saat ini belum ada rencana membawa Aerox listrik tersebut ke pasar domestik karena motor itu memang dikembangkan khusus untuk India dan perlu kajian mendalam jika hendak dialihkan ke Indonesia. 

Manager Public Relations, YRA & Community YIMM, Rifki Maulana, menyampaikan Aerox EV difokuskan untuk India, terlihat juga dari pendekatan desain dan basis model yang dipakai. “Aerox EV memang difokuskan untuk India ya. Karena bisa dilihat dari desainnya kan berbeda dengan (Aerox) yang dijual di sini, modelnya pakai model yang (generasi) kemarin,” kata Rifki di Jakarta, Selasa (23/12/2025). 

Rifki menambahkan, sampai sekarang Yamaha Indonesia belum menyiapkan langkah untuk menjual Aerox EV di dalam negeri. “Memang si Aerox EV ini difokuskan untuk diproduksi dan dijual di India. Sejauh ini belum (ada rencana jual Aerox EV di Indonesia),” ujarnya. 

Di India, Yamaha memperkenalkan AEROX E sebagai skuter listrik bernuansa sport yang posisinya masih membawa DNA “maxi sporty” seperti Aerox versi bensin yang dipasarkan di sana. Yamaha Motor Co., Ltd. menyebut AEROX E sebagai salah satu dari dua model skuter listrik baru yang diluncurkan untuk India pada November 2025, bersamaan dengan model lain hasil kolaborasi (EC-06). 

Soal spesifikasi, Aerox E di India dibekali motor listrik dengan output puncak di kisaran 9,4–9,5 kW dan torsi puncak 48 Nm. Untuk sumber daya, skuter ini memakai baterai lithium-ion total 3 kWh dengan konfigurasi dua baterai (masing-masing 1,5 kWh) yang dapat dilepas, dengan klaim jarak tempuh tersertifikasi sekitar 106 km dalam kondisi baterai penuh. 

Selain itu, Aerox E disebut punya beberapa fitur yang menonjol di kelasnya, mulai dari mode berkendara Eco/Standard/Power, tombol boost mode untuk membantu akselerasi, sampai fitur mundur yang memudahkan saat parkir. Yamaha juga menyematkan konektivitas Y-Connect agar motor dapat terhubung ke smartphone melalui Bluetooth untuk memantau kondisi kendaraan secara real time. 

Yang bikin publik Indonesia makin penasaran, Yamaha India belum mengumumkan banderol resminya saat pengenalan awal. Sejumlah laporan menyebut pengumuman harga baru akan dilakukan pada awal 2026, sehingga statusnya saat ini masih tahap “diperkenalkan” sembari menunggu detail penjualan lebih lanjut.

Lalu kenapa Indonesia belum kebagian? Dari pernyataan Yamaha Indonesia, kata kuncinya ada pada “kajian”: kebutuhan pasar, regulasi, positioning brand, hingga kesiapan ekosistem dan strategi produk. Rifki menyiratkan bahwa motor yang dirancang spesifik untuk satu negara belum tentu bisa langsung “dipindahkan” ke negara lain begitu saja, apalagi untuk produk elektrifikasi yang sangat terkait kebijakan, spesifikasi teknis, dan arah pemasaran. 

Dengan kata lain, Aerox listrik sudah “lahir” di India, tapi untuk Indonesia Yamaha belum membuka kalender peluncuran. Buat konsumen Tanah Air, sinyal paling jelas saat ini adalah pernyataan YIMM: Aerox EV belum masuk daftar rencana dekat, dan jika pun ada kemungkinan di masa depan, jalurnya tetap melalui evaluasi yang tidak sebentar.

Berita Terkait