23 February 2026, 14:13

578 Guru Agama “Digembleng” Tahsin di Al-A’zhom, Sachrudin: Mata Air Keteladanan Harus Dijaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik keagamaan.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
499
578 Guru Agama “Digembleng” Tahsin di Al-A’zhom, Sachrudin: Mata Air Keteladanan Harus Dijaga
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin mengapresiasi LPTQ Kota Tangerang atas kolaborasi dan dedikasinya dalam meningkatkan mutu pendidikan agama, Senin (23/2/26). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

TANGERANG, Perspektif.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik keagamaan. Bersama Lembaga Pendidikan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang, Pemkot resmi meluncurkan Program Tahsin Al-Qur’an bagi guru agama se-Kota Tangerang, sebagai upaya mendorong mutu pembelajaran agama yang lebih terukur dan berkelanjutan. 

Peresmian program dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dalam kegiatan yang digelar di Masjid Raya Al-A’zhom pada Senin (23/02/2026). Pemkot menempatkan program ini sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas pendidik, sekaligus memperkuat fondasi pembentukan generasi Qur’ani di Kota Tangerang. 

Dalam sambutannya, Sachrudin menekankan peran guru agama bukan sekadar pengajar materi, tetapi juga menjadi rujukan sikap bagi peserta didik. Ia menyebut keteladanan guru sebagai “sumber” yang mesti dijaga melalui penguatan kualitas dan kapasitas. “Guru agama ini ibarat mata air keteladanan bagi murid di sekolah. Maka sumber inilah yang harus dijaga, dirawat, dan diakomodir mulai dari penguatan kualitas hingga kapasitasnya,” ungkapnya. 

Program Tahsin Al-Qur’an ini diarahkan untuk menyempurnakan kualitas bacaan Al-Qur’an para guru agama, sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat ekosistem pendidikan agama di sekolah. Sebanyak 578 guru agama dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Tangerang tercatat mengikuti program yang difasilitasi LPTQ Kota Tangerang. 

Sachrudin juga menyampaikan apresiasi kepada LPTQ atas kolaborasi dan dedikasi yang dinilai selaras dengan arah pembangunan manusia. Ia meminta program dijalankan secara konsisten agar dampaknya terasa hingga ke ruang kelas, dan kualitas pembelajaran agama meningkat merata. “Membangun kota tidak cukup hanya dengan infrastruktur yang megah, tetapi harus dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak,” tutupnya. 

Berita Terkait