TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — TCL resmi merilis RayNeo Air 4 Pro pada 27 Februari 2026, menandai tonggak baru di industri augmented reality dengan menghadirkan kacamata AR pertama di dunia yang mendukung HDR10. Perangkat ini dipasarkan dengan harga agresif US$299, jauh di bawah kompetitor seperti Xreal yang berada di kisaran US$449, dan langsung memicu gelombang perhatian dari komunitas teknologi global.
Peluncuran ini dilakukan setelah debutnya di CES 2026, di mana perangkat tersebut langsung mencuri perhatian berkat layar micro‑OLED 0,6 inci yang mampu mencapai kecerahan hingga 1.200 nits, refresh rate 120 Hz, serta cakupan warna 98% DCI‑P3. TCL menyebut perangkat ini sebagai “head‑mounted TV” karena kemampuannya menampilkan layar virtual hingga 201 inci ketika terhubung ke smartphone, laptop, atau konsol game melalui USB‑C.
“Saya terkesan sejak pertama kali mencobanya, dan sampai sekarang kesan itu tidak berubah,” ujar Timothy Werth dari Mashable yang telah menguji perangkat tersebut selama beberapa minggu.
RayNeo Air 4 Pro juga dipersenjatai chip Vision 4000 yang memungkinkan peningkatan visual real‑time, termasuk konversi konten 2D ke 3D secara mulus. TCL menambahkan sistem audio hasil kolaborasi dengan Bang & Olufsen yang menghadirkan empat speaker presisi dengan kebocoran suara minimal, menjadikannya perangkat hiburan pribadi yang lebih imersif.
“Ini adalah kacamata AR pertama yang benar‑benar menghadirkan HDR10, dan hasilnya sangat mencolok,” tulis Darragh Murphy dari Tom’s Guide setelah menjajalnya untuk bermain game di PS5 dan Nintendo Switch 2.
Selain model standar, TCL juga merilis dua edisi terbatas bertema Batman—Limited Justice dan Limited Chaos—yang hadir dengan aksesori eksklusif seperti cowl mini yang menempel pada frame. Edisi spesial ini dibanderol US$319, namun turut mendapat potongan harga peluncuran menjadi US$269.
“RayNeo Air 4 Pro menetapkan standar baru untuk hiburan personal dengan teknologi display kelas industri dan audio premium,” tulis RayNeo dalam rilis resmi.
Dengan bobot hanya 76 gram dan desain ergonomis, perangkat ini ditujukan untuk penggunaan jangka panjang tanpa rasa lelah. Kompatibilitasnya yang luas—mulai dari smartphone USB‑C, PC, hingga Nintendo Switch 2—membuatnya menjadi salah satu perangkat AR paling fleksibel di pasar saat ini.
Kombinasi harga agresif, fitur premium, dan strategi diferensiasi melalui edisi kolektor membuat RayNeo Air 4 Pro diprediksi menjadi salah satu produk AR paling kompetitif di 2026. TCL tampaknya tidak hanya ingin bersaing, tetapi menguasai segmen AR lightweight entertainment yang selama ini didominasi pemain seperti Xreal.