TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Shortcut, platform manajemen proyek yang dikenal di kalangan startup dan tim pengembang, resmi merilis pembaruan besar berbasis AI pada Februari 2026. Fitur baru ini dirancang untuk mempercepat alur kerja tim lintas fungsi, dengan kemampuan otomatisasi yang kini melampaui sekadar pelacakan tugas. Dalam pengumuman resminya, Shortcut menyebut bahwa sistem AI terintegrasi mampu menyarankan prioritas backlog, mengelompokkan pekerjaan berdasarkan dependensi, dan bahkan memprediksi bottleneck sebelum sprint dimulai.
“Shortcut AI bukan hanya pelengkap, tapi menjadi asisten strategis dalam pengambilan keputusan teknis,” ujar Kurt Schrader, CEO Shortcut.
Pembaruan ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan tim teknologi untuk mengelola proyek secara lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan. Shortcut mengklaim bahwa fitur AI-nya telah diuji oleh lebih dari 500 tim selama fase beta tertutup, dengan hasil peningkatan efisiensi hingga 38% dalam siklus pengembangan mingguan. Platform ini juga menambahkan integrasi langsung dengan GitHub Copilot dan Linear, memungkinkan sinkronisasi dua arah antara kode dan task management.
“Tim engineering kami bisa langsung melihat dampak perubahan kode terhadap roadmap tanpa berpindah platform,” kata pengguna awal dari startup fintech yang ikut dalam uji coba.
Shortcut juga memperkenalkan fitur “Focus Mode” yang dikembangkan untuk mengurangi gangguan dan meningkatkan konsentrasi selama sprint. Mode ini menyembunyikan notifikasi non-prioritas dan menyajikan tampilan minimalis yang hanya menampilkan tugas aktif dan dependensinya. Dengan pendekatan ini, Shortcut berupaya menjawab tantangan produktivitas modern yang tidak hanya soal kecepatan, tapi juga soal kualitas fokus.
“Shortcut telah berevolusi dari tool manajemen proyek menjadi platform orkestrasi kerja tim berbasis AI,” tulis laporan VentureBeat.
Platform ini tersedia untuk macOS, Windows, iOS, dan Android, serta versi web yang mendukung kolaborasi real-time. Shortcut juga mengumumkan bahwa fitur AI akan tersedia gratis selama tiga bulan pertama untuk pengguna baru, sebelum beralih ke model berlangganan berbasis jumlah anggota tim dan volume proyek.