15 December 2025, 17:45

Sampah Menggunung di Trotoar dan Bau Busuk, Begini Tanggapan Walikota Benyamin Davnie

Penutupan sementara TPA Cipeucang berdampak pada penumpukan sampah di Tangerang Selatan. Warga Pasar Ciputat mengeluhkan bau menyengat dan keterlambatan pengang

Reporter: Deden M Rojani
Editor: Zainur Akbar
2,436
Sampah Menggunung di Trotoar dan Bau Busuk, Begini Tanggapan Walikota Benyamin Davnie
Tumpukan sampah di Trotoar Menimbulkan Bau Busuk | Walikota Benyamin Davnie saat dimintai keterangan (Tangsel 14/12/2025).

Perspektif.co.id - Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang berdampak langsung pada kebersihan sejumlah titik di Kota Tangerang Selatan. Dalam beberapa hari terakhir, tumpukan sampah terlihat menggunung di trotoar dan bahu jalan, terutama di kawasan Pasar Ciputat.

Sejumlah warga mengeluhkan bau menyengat karena sampah disebut sudah lima hari dibiarkan tanpa diangkut petugas.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan bahwa saat ini TPA Cipeucang masih dalam proses penataan ulang sehingga pengangkutan sampah belum bisa berjalan normal.

"Tetap kita, sekarang ini kondisinya, Cipeucang itu sedang dalam penataan. Dibikin terasering, dibikin de watery (sanitary landfill)," ujarnya saat dimintai penjelasan soal penanganan sampah imbas penutupan TPA tersebut.

Menurut Benyamin, penataan dilakukan menyeluruh, termasuk pada area yang sebelumnya terdampak longsoran sampah ke aliran sungai.

"Kemudian yang kemarin turun sampahnya longsor ke Cirompang. Kali Cirompang itu, kalinya sedang kita turap. Di bulan ini, selesai di bulan ini," jelasnya.

la menambahkan, selama proses tersebut, sampah lama sedang diangkat dan ditata kembali di area ΤΡΑ.

Benyamin mengakui bahwa proses normalisasi TPA Cipeucang berdampak pada meningkatnya volume sampah yang tampak di permukaan dan membuat distribusi angkutan tidak seideal biasanya.

"Jadi sekarang ini memang sampahnya lagi diangkat, lagi ditata kembali. Yang namanya sampah lama diangkat, lagi akan keluar," katanya, merespons keluhan mengenai banyaknya tumpukan sampah yang terlihat di beberapa ruas jalan.

Namun, di lapangan, warga mengaku kondisi sampah di sekitar permukiman dan area pasar justru menambah beban keseharian mereka.

Marti, warga Tangerang Selatan yang beraktivitas di sekitar Pasar Ciputat, mengatakan tumpukan sampah di trotoar sudah mengganggu kenyamanan dan kesehatan. la menyebut sampah dibiarkan menumpuk hingga berhari-hari. 

Menurut pengakuannya, "lima hari sudah berada di trotoar jalan tidak diangkut" oleh petugas, dan kini menimbulkan bau tak sedap yang menusuk.***

Berita Terkait