01 January 2026, 22:34

Ragunan Diserbu 113.398 Orang di Hari Pertama 2026! Prediksi Tembus, Manajemen Bersiap Evaluasi Macet Pintu Utara

Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, kembali menjadi magnet utama warga saat libur awal Tahun Baru 2026. Pada Kamis (1/1/2026)

Reporter: Anggi Ranf
Editor: Admin Reporter
1,822
Ragunan Diserbu 113.398 Orang di Hari Pertama 2026! Prediksi Tembus, Manajemen Bersiap Evaluasi Macet Pintu Utara
Sebanyak 113.398 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan pada Tahun Baru 2026 untuk menikmati momen liburan bersama keluarga. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

JAKARTA,Perspektif.co.id - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, kembali menjadi magnet utama warga saat libur awal Tahun Baru 2026. Pada Kamis (1/1/2026), jumlah kunjungan tercatat mencapai 113.398 orang, sekaligus menjadi puncak keramaian selama rangkaian libur akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan angka pada 1 Januari itu menjadi yang tertinggi sepanjang periode liburan. “Puncak kunjungan terjadi pada 1 Januari 2026 ini dengan jumlah pengunjung mencapai 113.398 orang,” kata Bambang kepada wartawan di Jakarta. 

Secara akumulatif, pengelola mencatat total kunjungan sejak 23 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 mencapai 408.755 orang. Bambang menilai lonjakan tersebut bahkan melampaui proyeksi awal pengelola yang memperkirakan jumlah pengunjung pada hari pertama 2026 berada di rentang 80.000–100.000 orang. “Alhamdulillah melebihi prediksi,” ucapnya. 

Data pengelola menunjukkan arus kunjungan mulai menguat jelang Natal, lalu kembali naik-turun mengikuti pola libur panjang. Pada 23 Desember 2025, jumlah pengunjung tercatat 13.772 orang, kemudian 14.707 orang pada 24 Desember. Lonjakan besar terjadi saat 25 Desember 2025 dengan 50.933 pengunjung. Setelah itu, kunjungan sempat turun pada 26 Desember menjadi 27.753 orang, sebelum kembali naik pada 27 Desember (48.545 orang) dan 28 Desember (77.497 orang). Memasuki penghujung tahun, angka kunjungan tercatat 15.311 orang pada 29 Desember, naik menjadi 31.622 orang pada 30 Desember, lalu turun lagi menjadi 14.217 orang pada 31 Desember 2025

Bambang menilai tingginya kunjungan ini menegaskan Ragunan masih menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk mengisi libur akhir tahun dan pergantian tahun. Dari sisi kapasitas dan karakter kawasan, Ragunan diketahui memiliki luas sekitar 147 hektare, dihuni lebih dari 2.009 ekor satwa, serta ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon. Pengelola menyebut sebagian lahan telah tertata dan terbangun, sementara sebagian lainnya masih dikembangkan menuju kebun binatang yang lebih modern. 

Lonjakan pengunjung pada hari pertama 2026 juga berdampak pada lalu lintas di sekitar kawasan Ragunan. Manajemen menyatakan akan melakukan evaluasi pengaturan arus kendaraan usai kepadatan yang terjadi, terutama di pintu utara. “Tentu kita akan evaluasi, terutama pengaturan distribusi lalu lintas yang mungkin akan kita pertimbangkan lagi,” kata Bambang. 

Ia mengungkapkan pada Kamis tersebut sempat terjadi kemacetan di pintu utara. Namun, pengelola mencatat tidak terjadi distribusi pengunjung menuju pintu barat sebagai jalur masuk alternatif pada saat kepadatan memuncak. Karena itu, evaluasi akan dilakukan bersama kepolisian untuk menata pembagian arus agar akses masuk tidak menumpuk pada satu titik. “Itu mungkin akan dievaluasi oleh polisi untuk pembagian jalur masuknya supaya tidak hanya terfokus terkonsentrasi di utara saja,” ujarnya. 

Dalam skema operasional libur Tahun Baru ini, Ragunan membuka Pintu Utara dan Pintu Barat sebagai akses masuk. Sementara Pintu Timur dan Pintu Selatan difungsikan untuk jalur keluar, dengan tujuan menciptakan pola satu arah agar tidak memicu pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan. 

Kepadatan tidak hanya terlihat dari jumlah orang, tetapi juga dari volume kendaraan yang masuk area wisata. Pada 1 Januari 2026, pengelola mencatat ada 11.811 sepeda motor, 5.298 mobil, dan 67 bus yang memasuki area parkir Ragunan.

Berita Terkait