Perspektif.co.id - FIFA resmi menutup hampir seluruh kategori voting The Best FIFA Football Awards 2025 pada 28 November lalu. Namun, untuk dua kategori bergengsi—Marta Award dan Puskas Award—federasi sepak bola dunia itu masih membuka kesempatan bagi fans hingga Rabu, 3 Desember 2025 pukul 23.59 CET.
Artinya, khusus untuk penggemar di Indonesia, periode voting masih berlangsung hingga Kamis, 4 Desember 2025 pukul 06.59 WIB. Setelah tenggat ini lewat, barulah FIFA memulai proses penghitungan final dan penggabungan suara dari dua kelompok penilai.
Berdasarkan rilis resmi, voting kategori Pemain Terbaik Putra, Pemain Terbaik Putri, Pelatih Terbaik Putra dan Putri, hingga Kiper Terbaik telah ditutup pada Minggu (28/11). Sejak dibuka pada 13 November, FIFA mencatat lebih dari 16 juta suara penggemar dari seluruh dunia yang masuk untuk berbagai kategori tersebut.
Berbeda dengan kategori utama lainnya, voting untuk Marta Award dan Puskas Award memang dirancang berlangsung lebih lama. Tanggal 3 Desember 2025 ditetapkan hanya sebagai batas akhir pemberian suara fans, bukan sebagai hari pengumuman pemenang. Dengan demikian, publik masih harus menunggu hingga malam gala The Best untuk mengetahui siapa peraih penghargaan gol terbaik tahun ini.
Yang perlu dipahami, hasil Puskas Awards 2025 tidak murni ditentukan oleh voting penggemar di situs FIFA. Suara publik hanya menyumbang 50 persen dari total penilaian, sementara 50 persen lainnya berasal dari panel juri yang terdiri dari legenda sepak bola dunia (FIFA Legends Panel).
Panel ini diisi oleh mantan pemain top, pelatih, dan ikon sepak bola yang pernah berkiprah di level tertinggi. Baik fans maupun panel legenda diminta memilih tiga gol terbaik dari daftar 11 kandidat. Skemanya, pilihan pertama mendapat 5 poin, pilihan kedua 3 poin, dan pilihan ketiga 1 poin.
Seluruh poin tersebut kemudian dikompilasi untuk menyusun peringkat dari posisi 1 hingga 11, baik dari sisi fans maupun panel juri. Gol-gol yang menempati peringkat 1 sampai 11 kemudian dikonversi lagi ke dalam scoring points Puskas Awards 2025. Semakin tinggi peringkat sebuah gol, semakin besar scoring points yang diperoleh berdasarkan formula yang telah ditetapkan FIFA.
Pemenang Puskas Awards 2025 dan Marta Awards 2025 adalah gol dengan total scoring points tertinggi setelah akumulasi dari dua kelompok penilai tersebut disatukan. Jika terjadi hasil seri, FIFA sudah menyiapkan skema pemecah.
Dalam hal terjadi imbang, FIFA terlebih dahulu melihat scoring points tertinggi dari fans. Jika masih sama, penentu berikutnya adalah jumlah vote 5 poin terbanyak dari fans. Jika masih imbang, secara berurutan pembedanya adalah jumlah vote 3 poin fans, scoring points panel FIFA Legends, jumlah vote 5 poin dari panel, hingga jumlah vote 3 poin panel. Dalam skenario sangat ekstrem, ketika semua variabel itu tetap menghasilkan nilai identik, dua gol akan dinobatkan sebagai pemenang bersama Puskas Awards.
Catatan penting bagi pendukung Rizky Ridho dan kandidat lainnya: hasil sementara voting Puskas Awards 2025 tidak dapat dipantau melalui situs FIFA. Tidak ada fitur resmi yang menampilkan peringkat sementara ataupun jumlah suara masing-masing kandidat.
Dengan demikian, tidak ada kepastian apakah saat ini Rizky Ridho berada di posisi pertama, kedua, ketiga, atau justru di peringkat bawah. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan penggemar adalah terus memberikan suara sesuai mekanisme resmi selama periode voting masih dibuka.
Daftar nominasi Puskas Awards 2025 sendiri cukup beragam. Tahun ini, gol terbaik FIFA melibatkan pemain dari Asia, Afrika, Amerika, hingga Eropa. Indonesia mencatat sejarah lewat masuknya Rizky Ridho dengan gol spektakulernya untuk Persija Jakarta, bersaing dengan nama-nama besar dari berbagai liga dunia.
Berikut daftar lengkap 11 nominasi FIFA Puskas Awards 2025:
Alerrandro (Vitória vs Cruzeiro) – 19 Agustus 2024
Alessandro Deiola (Cagliari vs Venezia) – 18 Mei 2025
Pedro de la Vega (Cruz Azul vs Seattle Sounders) – 31 Juli 2025
Santiago Montiel (Independiente vs Independiente Rivadavia) – 11 Mei 2025
Amr Nasser (Al Ahly vs Pharco) – 17 April 2025
Carlos Orrantía (Querétaro vs Atlas) – 16 April 2025
Lucas Ribeiro (Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund) – 21 Juni 2025
Declan Rice (Arsenal vs Real Madrid) – 8 April 2025
Rizky Ridho (Persija Jakarta vs Arema) – 9 Maret 2025
Kévin Rodrigues (Kasımpaşa vs Rizespor) – 9 Februari 2025
Lamine Yamal (Espanyol vs Barcelona) – 15 Mei 2025
Jika merujuk tradisi penyelenggaraan, pemenang Puskas Award hampir selalu diumumkan bersamaan dengan malam gala The Best FIFA Football Awards. Puskas Award ditempatkan sebagai salah satu penghargaan utama, sejajar dengan pemain terbaik, pelatih terbaik, dan FIFA FIFPro XI.
Karena itu, sangat kecil kemungkinan FIFA mengumumkan pemenang Puskas Awards 2025 secara terpisah atau hanya lewat rilis daring sebelum malam gala. Setelah voting publik ditutup, FIFA masih memerlukan waktu untuk menggabungkan hasil suara fans dan panel legenda, melakukan validasi internal, lalu menetapkan pemenang secara resmi.
Apakah fans masih bisa melakukan vote Puskas Awards 2025? Jawabannya, ya. Hingga Rabu, 3 Desember 2025 pukul 23.59 CET atau Kamis, 4 Desember 2025 pukul 06.59 WIB, penggemar dari seluruh dunia masih dapat memberikan suara melalui situs resmi FIFA. Setelah itu, barulah proses perhitungan final dan persiapan malam gala dilakukan sebelum pemenang diumumkan ke publik.