11 December 2025, 07:19

Pesan Terakhir Korban di Balik Kebakaran Maut Kantor Terra Drone

Ia mengaku sudah tidak tahu harus berbuat apa dan sempat meminta maaf kepada keluarga. Tak lama setelah pukul 13.15 WIB, ponselnya tak lagi bisa dihubungi.

Reporter: Irfan Farhani
Editor: Redaksi Perspektif
2,755
Pesan Terakhir Korban di Balik Kebakaran Maut Kantor Terra Drone
Proses Evakuasi Jenazah korban kebakaran Terra Drone. Kemayoran, Jakarta Pusat.

JAKARTA, Perspektif co.id - Insiden kebakaran maut di gedung kantor Terra Drone, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, menyisakan duka panjang bagi keluarga para korban. 

Salah satunya dialami keluarga Ervina (25), salah satu pegawai yang menjadi korban tewas. Keluarga menceritakan, sebelum api benar-benar mengepung gedung, Ervina sempat mengirim pesan suara terakhir ke keluarganya.

Ferry, kerabat korban, mengatakan pesan suara itu pertama kali dikirim ke kakak Ervina lalu diteruskan ke grup keluarga. 

"Di grup, jadi dia (korban) pertama kirim ke kakaknya, kakaknya baru kirim ke grup. Voice note ini dia langsung di grup, bukan dari forward-an, ya. Jadi dia langsung di grup," kisah Ferry kepada wartawan saat menyambangi RS Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/12).  

Ia mengaku sudah tidak tahu harus berbuat apa dan sempat meminta maaf kepada keluarga. Tak lama setelah pukul 13.15 WIB, ponselnya tak lagi bisa dihubungi. Itulah komunikasi terakhir yang diterima keluarga sebelum kabar duka datang dari rumah sakit.

Penyebab Kebakaran 

Kebakaran maut di gedung Terra Drone Kemayoran diduga bermula dari lantai 1 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan baterai dan peralatan drone, tepat di sekitar waktu makan siang. 

Polisi menyebut api dipicu baterai yang terbakar hingga menimbulkan suara ledakan kecil sebelum kobaran cepat membesar. Dalam hitungan menit, asap pekat menjalar ke lantai 2 hingga lantai 6 dan membuat banyak karyawan terjebak karena jalur evakuasi dipenuhi asap serta suhu ruangan meningkat drastis. Sebagian korban sempat berusaha mencari udara dengan mendekati jendela atau menuju atap gedung.

Daftar Lengkap 22 Korban Tewas Kebakaran Terra Drone

Polisi menyatakan total 22 orang meninggal dunia dalam insiden ini, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Seluruh korban telah teridentifikasi dan diinformasikan kepada keluarga. Berikut daftar lengkapnya sebagaimana data yang dihimpun:

  • Siti Sa'addah Ningsih, perempuan, 24 tahun
  • Emilia Salim Tan, perempuan, 23 tahun
  • Ervina, perempuan, 25 tahun
  • Chandra Faajriati, perempuan, 19 tahun
  • Tahsya Larasati, perempuan, 25 tahun
  • Sendy Wijaya, laki-laki, 27 tahun
  • Rayhansyah Pinago, laki-laki, 24 tahun
  • Chintia Leni, perempuan, 29 tahun
  • Rosdiana, perempuan, 26 tahun
  • Muh Ikhsanul Mirja, laki-laki, 22 tahun
  • Syaiful Fajar, laki-laki, 38 tahun
  • Assyifa Mulandar, perempuan, 25 tahun
  • Pariyem, perempuan, 31 tahun, alamat Lampung Barat
  • Ninda Tan, perempuan, 32 tahun, alamat Serpong Utara, Tangerang Selatan
  • Muhammad Arief Budiman, laki-laki, 24 tahun, alamat Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
  • Muhammad Apriyana, laki-laki, 40 tahun, alamat Sudimara Jaya, Tangerang Selatan
  • Della Yohana Simanjuntak, perempuan, 22 tahun, alamat Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
  • Nasa Elia Sabita, perempuan, 27 tahun, alamat Tanah Abang, Jakarta Pusat
  • Atinia Isnaini Rasyidah, perempuan, 18 tahun, alamat Makasar, Jakarta Timur
  • Rufaidha Lathiifunnisa, perempuan, 22 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari, rekam medis, dan properti
  • Novia Nurwana, perempuan, 28 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, rekam medis, dan properti
  • Yoga Valdier Yaseer, laki-laki, 28 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, rekam medis, dan properti

 

Sebagian besar korban diduga meninggal karena menghirup asap tebal dan kekurangan oksigen di dalam gedung, bukan akibat luka bakar langsung.***

Berita Terkait