04 May 2026, 12:59

Persib Wajib Siaga! Bojan Hodak Bongkar 2 Kekuatan PSIM yang Bisa Jadi Ancaman Serius

Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin (4/5/2026)

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
12
Persib Wajib Siaga! Bojan Hodak Bongkar 2 Kekuatan PSIM yang Bisa Jadi Ancaman Serius
Persib pantang anggap remeh PSIM dalam duel di GBLA. / Doc: istimewa

BANDUNG, Perspektif.co.id - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah saat menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin (4/5/2026), dalam laga krusial yang bisa menentukan nasib Persib dalam perburuan gelar.

Meski PSIM tengah berada dalam tren negatif usai menelan empat kekalahan dari lima pertandingan terakhir, Hodak menilai tim lawan tetap memiliki kualitas yang tidak boleh diremehkan. Ia bahkan menyoroti dua kekuatan utama PSIM yang dinilai bisa menyulitkan Maung Bandung.

"Kami fokus pada mereka yang memiliki organisasi yang baik dan sulit dikalahkan di semua pertandingan," ujar Hodak.

Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, soliditas permainan PSIM menjadi salah satu faktor penting yang patut diwaspadai. Ia menilai PSIM memiliki struktur tim yang rapi sehingga mampu memberikan perlawanan ketat di setiap pertandingan.

"Bahkan ketika kalah, mereka hanya kalah dengan selisih satu gol. Itu karena tidak ada yang bisa meremehkan tim yang bekerja sangat keras," ucapnya.

Selain organisasi tim yang kuat, kerja keras pemain PSIM juga menjadi kekuatan lain yang disorot Hodak. Ia meminta Marc Klok dan rekan-rekannya untuk tetap fokus dan tidak menganggap enteng lawan.

Bagi Persib, pertandingan ini sangat penting mengingat mereka masih berupaya mengamankan posisi dalam perebutan gelar juara. Dengan hanya menyisakan tiga laga, setiap poin menjadi krusial bagi tim berjuluk Pangeran Biru tersebut.

Persiapan Persib sendiri terbilang singkat. Tim hanya memiliki waktu empat hari untuk memulihkan kondisi dan menyusun strategi setelah laga sebelumnya. Meski begitu, Hodak tetap optimistis timnya bisa melanjutkan tren positif.

"Hanya ada waktu empat hari di antara pertandingan. Tapi, hasil dan performa terakhir kami bagus, terutama di babak kedua," ujarnya.

Di kubu lawan, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menegaskan timnya tidak datang ke Bandung sebagai pelengkap. Ia mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam kekuatan Persib.

"Kami tahu PERSIB sedang dalam performa yang menanjak. Mereka punya kualitas individu yang bisa mengubah keadaan dalam sekejap," kata Van Gastel.

Ia menekankan pentingnya disiplin, terutama di lini tengah, untuk mengimbangi permainan Persib yang dikenal agresif.

"Kuncinya adalah disiplin di lini tengah. Kami tidak boleh membiarkan pemain mereka memiliki ruang gerak bebas. Kami datang ke Bandung untuk mencuri poin," ujarnya.

Berita Terkait