27 February 2026, 05:37

OpenAI Kejutkan Industri, GPT‑5.3‑Codex Resmi Meluncur dengan Kecepatan Eksekusi 25% Lebih Tinggi

GPT‑5.3‑Codex resmi dirilis OpenAI dengan kecepatan 25% lebih tinggi, context 400K token, dan kemampuan coding tingkat arsitek.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
508
OpenAI Kejutkan Industri, GPT‑5.3‑Codex Resmi Meluncur dengan Kecepatan Eksekusi 25% Lebih Tinggi
Seni vektor minimalis resolusi tinggi dari mesin pengkodean AI futuristik untuk OpenAI GPT-5.3-Codex. Inti saraf bercahaya dengan aliran kode holografik, biru tua, neon cyan, aksen magenta. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — OpenAI merilis GPT‑5.3‑Codex sebagai model pemrograman generasi terbaru yang kini tersedia secara global untuk developer melalui API resmi dan sejumlah platform pihak ketiga. Peluncuran ini terjadi setelah serangkaian uji coba skala kecil di awal bulan, ketika OpenAI mulai mengintegrasikan kemampuan reasoning GPT‑5.2 dengan efisiensi ekstrem GPT‑5.2‑Codex untuk menciptakan model yang bukan hanya menulis kode, tetapi memahami konteks bisnis dan alur logika pengembangan secara lebih mendalam.

Model ini hadir dengan peningkatan performa signifikan, termasuk kecepatan pemrosesan yang meningkat sekitar 25% pada tugas-tugas agen multi‑langkah, serta dukungan mid‑task interaction guidance yang memungkinkan developer mengubah arah pengerjaan tanpa kehilangan konteks. “Fitur ini memungkinkan intervensi langsung selama eksekusi tanpa memicu memory gaps,” ungkap OpenAI dalam rilisnya.

GPT‑5.3‑Codex juga membawa perluasan context window hingga 400K token, memberi ruang bagi proyek berskala besar untuk diproses dalam satu kali muatan. Model ini menunjukkan performa unggul pada benchmark SWE‑Bench Pro dan Terminal‑Bench, mencakup bahasa pemrograman populer seperti Python, Java, dan TypeScript.

“Model ini bukan lagi sekadar generator kode, tetapi berperan seperti arsitek senior yang memahami kebutuhan teknis dan bisnis,” tulis laporan AIbase yang menguji kemampuan GPT‑5.3‑Codex dalam skenario rekayasa perangkat lunak nyata.

OpenAI juga memastikan bahwa harga GPT‑5.3‑Codex tetap sama dengan versi sebelumnya, yakni $1.75 per juta input token dan $14 per juta output token, dengan biaya cached input sebesar $0.175 per juta token. Selain itu, model ini kini tersedia melalui Microsoft Foundry, memperluas akses bagi developer enterprise yang membutuhkan eksekusi cepat dan stabil untuk riset, penggunaan alat, serta eksekusi multi‑langkah yang kompleks.

“Dengan eksekusi 25% lebih cepat dan kemampuan steerability di tengah tugas, GPT‑5.3‑Codex membuka cara baru bagi developer untuk mengarahkan model tanpa kehilangan konteks,” kata tim OpenAI dalam pengumuman teknisnya.

Peluncuran ini menandai langkah strategis OpenAI dalam memperkuat posisinya di pasar enterprise, terutama di tengah persaingan ketat dengan Anthropic yang baru-baru ini memperkuat pendanaan dan ekspansi model Claude. GPT‑5.3‑Codex diposisikan sebagai model pemrograman paling kuat yang pernah dirilis OpenAI, menggabungkan reasoning mendalam, efisiensi eksekusi, dan fleksibilitas interaksi real‑time untuk kebutuhan pengembangan modern.

Berita Terkait