23 February 2026, 02:27

OmniVision Kejutkan Industri dengan Sensor 200MP Baru yang Siap Tantang Dominasi Sony

OmniVision meluncurkan sensor 200MP OVB0D untuk menantang Sony, membawa HDR ekstrem dan siap hadir di flagship 2026.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
542
OmniVision Kejutkan Industri dengan Sensor 200MP Baru yang Siap Tantang Dominasi Sony
Ilustrasi modern minimalis OmniVision dengan sensor kamera dan chip, rasio 16:9, warna kontras, gaya futuristik, cocok untuk berita teknologi dan SEO 2026. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — OmniVision kembali mengguncang pasar teknologi setelah mengumumkan sensor kamera flagship 200MP terbaru, OVB0D, yang dirancang untuk menantang langsung posisi Sony di segmen premium. Pengumuman ini muncul pada awal Desember 2025, ketika perusahaan menegaskan ambisinya memperluas pengaruh di pasar sensor gambar global melalui inovasi yang menargetkan smartphone kelas atas. Sensor berukuran 1/1.1 inci ini membawa peningkatan signifikan pada kapasitas cahaya, rentang dinamis, serta kemampuan HDR ekstrem, dan diproyeksikan hadir pertama kali pada perangkat Vivo, OPPO, Xiaomi, dan HONOR mulai 2026.

“OmniVision telah memperkenalkan sensor 200MP OVB0D sebagai pesaing langsung Sony LYTIA 901,” tulis laporan Android Headlines.

Peluncuran ini dilakukan setelah Sony mengumumkan sensor 200MP generasi barunya, sehingga memicu persaingan ketat antara dua raksasa teknologi tersebut. OmniVision menegaskan bahwa OVB0D mengusung Bayer filter dengan sistem dual on‑chip re‑mosaic yang berbeda dari struktur QQBC milik Sony, yang selama ini dikenal unggul dalam detail. Meski begitu, perusahaan menekankan bahwa sensor barunya menawarkan full‑well capacity hingga 400K serta pemrosesan HDR DCG + LOFIC Gen 2 yang diklaim mampu menangani kondisi pencahayaan ekstrem dengan lebih stabil.

“Sensor ini seharusnya mampu mengatasi HDR ekstrem dengan lebih baik,” ujar tipster Ice Universe dalam laporan yang sama.

Informasi yang beredar menunjukkan bahwa sensor ini akan menjadi tulang punggung kamera pada flagship 2026 seperti Vivo X300 Ultra dan OPPO Find X9 Ultra. Sementara itu, posisi Xiaomi masih belum pasti karena kemungkinan rebranding pada lini Xiaomi 17 Ultra. Dengan ukuran sensor yang mendekati 1 inci dan peningkatan signifikan pada teknologi pemrosesan gambar, langkah OmniVision ini dipandang sebagai upaya agresif untuk mempersempit jarak dengan Sony, yang selama ini mendominasi pasar sensor premium.

“Baik Sony maupun OmniVision kini menaikkan standar untuk sensor kamera smartphone generasi berikutnya,” tulis laporan tersebut.

Dengan meningkatnya permintaan sensor berformat besar untuk smartphone flagship, peluncuran OVB0D menandai strategi OmniVision untuk memperkuat posisi di pasar global, terutama setelah perusahaan juga mencatat lonjakan minat investor pada debut perdagangannya di Hong Kong awal 2026.

Berita Terkait