TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Seorang magang manusia bernama Aime berhasil mengalahkan robot humanoid andalan Figure AI, F.03, dalam tantangan sortir paket selama 10 jam penuh yang disiarkan langsung pada Sabtu, 18 Mei 2026. Figure AI menggelar tantangan bertajuk “Man vs. Machine” untuk menguji siapa yang lebih unggul antara mesin canggih dan manusia dalam tugas logistik nyata di lingkungan pergudangan.
Kedua peserta menjalankan tugas identik: mendeteksi barcode pada paket, mengangkat paket, lalu meletakkannya dengan posisi barcode menghadap ke bawah di atas conveyor belt—berulang tanpa henti selama 10 jam penuh. Aime mencatatkan 12.924 paket dengan rata-rata 2,79 detik per paket, sementara robot F.03 hanya menyelesaikan 12.732 paket dengan rata-rata 2,83 detik per paket—selisih tipis 192 paket.
Persaingan berlangsung ketat. Robot sempat melampaui Aime di jam kelima saat sang magang mengambil jeda ke kamar mandi, namun Aime berhasil merebut kembali keunggulan hingga akhir kontes. Aime mendapat jeda makan dan istirahat berbayar sesuai hukum ketenagakerjaan California.
“Selamat untuk Aime!! Dia bilang lengan kirinya pada dasarnya patah,” tulis CEO Figure AI Brett Adcock di X, disertai skor akhir kedua peserta.
Aime mengaku hanya butuh 30 menit lagi untuk menyerah—punggung dan lengannya nyeri. Sementara robot terus bekerja tanpa lelah setelah kontes usai.
Hasil ini menunjukkan robot humanoid semakin mendekati kecepatan manusia dalam tugas gudang yang berulang, meski manusia masih sedikit unggul dalam stamina dan konsistensi kerja fisik. Sebelum kontes ini, dilaporkan oleh TechRadar bahwa Figure AI telah menyiarkan langsung tiga robot F.03 menyelesaikan shift 8 jam penuh secara otonom tanpa pengawasan manusia, dengan kecepatan setara rata-rata manusia yakni 3 detik per paket.
Kontrasnya mencolok dengan prediksi CEO Microsoft AI Mustafa Suleiman bahwa sebagian besar pekerjaan berbasis komputer—termasuk pengacara, akuntan, manajer proyek, dan pemasar—akan terotomasi penuh oleh AI dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.