TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Google baru saja mengumumkan Gemini Intelligence sebagai lompatan terbesar dalam sejarah AI Android — tetapi jutaan pengguna ponsel flagship papan atas justru dipastikan tidak akan kebagian fitur terbarunya. Berdasarkan dokumentasi resmi yang dipublikasikan Google dan dilaporkan oleh 9to5Google serta Android Authority, Gemini Intelligence menetapkan persyaratan minimum yang sangat ketat, mencakup chip flagship, RAM minimal 12 GB, serta dukungan AI Core dan Gemini Nano v3 atau lebih baru — standar yang langsung mendiskualifikasi deretan ponsel premium yang baru dirilis tahun lalu.
Pixel 9 series dan Samsung Galaxy Z Fold 7 masih menggunakan Gemini Nano v2, sehingga belum memenuhi syarat untuk Gemini Intelligence saat ini. Temuan ini pertama kali disorot oleh akun AssembleDebug di X/Twitter sebelum dikonfirmasi melalui halaman developer resmi Google. Fitur-fitur unggulan seperti otomasi lintas aplikasi dan “Create my Widget” kemungkinan akan tetap tidak dapat diakses oleh jutaan pengguna saat ini.
Selain chip dan versi Nano, Google juga mensyaratkan komitmen pembaruan minimal lima versi Android OS utama dan enam tahun pembaruan keamanan, serta kepatuhan terhadap standar stabilitas crash rate perangkat.
Seperti dikutip oleh Droid-Life dari pernyataan resmi Google, Gemini Intelligence memang sejak awal dirancang hanya untuk “perangkat paling canggih” berkat “hardware premium” mereka, dengan Galaxy S26 dan Pixel 10 series sebagai perangkat pertama yang akan mendapatkan fitur ini pada musim panas mendatang.
Daftar perangkat yang sudah kompatibel mencakup Google Pixel 10 series, Samsung Galaxy S26 series, OnePlus 15 dan 15R, Motorola Signature, Honor Magic 8 Pro, iQOO 15, Realme GT 7T, serta sejumlah model dari lini OPPO Find dan Reno, maupun Vivo X200 dan X300 series. Sebaliknya, daftar yang tidak kompatibel mencakup Google Pixel 9 series, Samsung Galaxy Z Fold 7, OnePlus 13, dan berbagai flagship terbaru dari Xiaomi, Honor, serta POCO.
Situasi ini masih sedikit abu-abu karena dokumentasi Google secara spesifik menyebut dukungan Prompt API Gemini Nano, bukan model AI-nya secara langsung — sehingga masih ada kemungkinan sejumlah perangkat lama mendapat kompatibilitas melalui pembaruan Android di masa depan.
Namun ancaman nyata datang dari sisi lain. Seperti diungkap PhoneArena, bocoran awal menyebut Pixel 11 base model berpotensi diturunkan ke RAM 8 GB sebagai langkah efisiensi biaya — sebuah skenario yang secara langsung akan menghalangi ponsel tersebut dari Gemini Intelligence sejak hari pertama.
Google menyatakan Gemini Intelligence akan debut perdana pada perangkat Pixel dan Samsung Galaxy pada akhir 2026, dengan Galaxy Z Fold 8 dilaporkan sebagai perangkat pertama yang akan meluncurkan fitur ini.