10 May 2026, 14:09

Drama Berdarah UFC 328! Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev dan Rebut Sabuk Juara

Kemenangan dramatis itu membuat Strickland resmi merebut sabuk juara kelas menengah UFC lewat keputusan split decision.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
10
Drama Berdarah UFC 328! Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev dan Rebut Sabuk Juara
Sean Strickland berhasil mengalahkan Khamzat Chimaev untuk merebut sabuk kelas menengah UFC di UFC 328. / Doc: istimewa

Perspektif.co.id - Pertarungan panas tersaji di ajang UFC 328 saat Sean Strickland sukses menumbangkan Khamzat Chimaev dalam duel brutal lima ronde yang berlangsung penuh darah dan tensi tinggi. Kemenangan dramatis itu membuat Strickland resmi merebut sabuk juara kelas menengah UFC lewat keputusan split decision.

Sejak ronde pertama dimulai, Chimaev langsung tampil agresif dengan mengandalkan kemampuan grappling miliknya. Petarung asal Chechnya itu sukses melakukan take down cepat dan langsung menguasai posisi di punggung Strickland.

Dalam situasi ground fight tersebut, Chimaev beberapa kali mencoba melancarkan upaya kuncian untuk mengakhiri pertarungan lebih cepat. Namun Strickland mampu bertahan meski terus berada dalam tekanan.

Selama beberapa menit pertama, Chimaev terlihat dominan dengan kontrol penuh terhadap lawannya. Upaya Strickland untuk melepaskan diri beberapa kali gagal karena Chimaev terus menjaga posisi menguntungkan di atas octagon.

Menjelang akhir ronde pertama, Chimaev bahkan sempat hampir mengunci leher Strickland. Namun petarung asal Amerika Serikat itu berhasil bertahan hingga bel berbunyi.

Memasuki ronde kedua, duel mulai berubah arah. Strickland tampil lebih tenang dan mampu menggagalkan percobaan take down yang dilancarkan Chimaev.

Keberhasilan defense tersebut menjadi titik balik pertarungan. Strickland mulai mengambil kendali dalam duel ground fight dan beberapa kali melepaskan pukulan keras yang membuat Chimaev kesulitan mengembangkan permainan.

Dominasi Strickland semakin terlihat saat memasuki ronde ketiga. Chimaev yang sebelumnya agresif mulai berhati-hati setelah beberapa kali gagal menjatuhkan lawannya.

Pertarungan kemudian lebih banyak berlangsung dalam posisi stand up fighting dengan aksi jual beli pukulan keras dari kedua petarung.

Duel sengit itu membuat wajah kedua atlet mulai dipenuhi darah. Hidung Strickland tampak mengeluarkan darah akibat pukulan keras Chimaev, sementara petarung berjuluk Borz itu juga mengalami luka di area wajah.

Pada ronde keempat, Chimaev kembali mencoba mengambil inisiatif serangan dengan terus menekan Strickland dalam duel striking. Namun hingga menit-menit akhir, ia masih kesulitan mencari celah untuk melakukan submission.

Chimaev baru berhasil melakukan take down menjelang ronde berakhir. Meski demikian, waktu yang tersisa tidak cukup untuk memberinya keuntungan signifikan.

Ronde penentuan berlangsung semakin brutal. Chimaev kembali mencoba membawa pertarungan ke bawah sejak awal ronde kelima dan sempat menekan Strickland di dekat pagar octagon.

Namun Strickland menunjukkan mental luar biasa dengan terus memberikan perlawanan. Ia bahkan mampu melancarkan pukulan balasan keras yang membuat wajah Chimaev terluka cukup parah.

Setelah lima ronde penuh pertarungan sengit, duel akhirnya harus ditentukan melalui penilaian juri.

Dua juri memberikan kemenangan 48-47 untuk Sean Strickland, sementara satu juri lainnya memberikan skor 48-47 bagi Khamzat Chimaev.

Hasil tersebut memastikan Sean Strickland keluar sebagai pemenang lewat split decision sekaligus merebut gelar juara kelas menengah UFC dalam salah satu pertarungan paling brutal tahun ini.

Berita Terkait