TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — DJI kembali mengguncang industri teknologi global lewat rangkaian peluncuran drone konsumen, solusi industri, hingga inovasi kamera sinematik berbasis AI yang diumumkan dalam beberapa ajang teknologi internasional dan melalui situs resmi perusahaan dalam beberapa bulan terakhir. Perusahaan asal Shenzhen itu memperkenalkan lini drone generasi terbaru dengan peningkatan komputasi onboard, sistem penghindaran rintangan berbasis machine learning, serta kamera resolusi tinggi yang menyasar kreator konten, industri film, hingga sektor energi dan keselamatan publik.
Dalam peluncuran global terbarunya, DJI menghadirkan drone lipat kelas premium dengan sensor kamera yang lebih besar, kemampuan perekaman hingga 8K, serta sistem transmisi video jarak jauh yang ditingkatkan. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kreator profesional yang menuntut kualitas gambar sinematik tanpa membawa rig besar. DJI menyebut peningkatan tersebut sebagai respons atas tren produksi konten vertikal dan sinematik di media sosial seperti X, Weibo, dan YouTube.
“Teknologi pencitraan udara harus semakin cerdas, bukan hanya lebih tajam. Kami mengintegrasikan AI untuk membantu pengguna menangkap momen kompleks secara otomatis dengan presisi profesional,” ujar perwakilan resmi DJI dalam keterangan peluncuran globalnya.
Selain drone konsumen, DJI juga memperluas portofolio industri melalui platform enterprise terbaru yang ditujukan untuk inspeksi infrastruktur, pemetaan 3D, pertanian presisi, hingga respons bencana. Drone industri ini dibekali modul kamera termal generasi baru, LiDAR resolusi tinggi, serta kemampuan analisis data real-time berbasis edge computing. Integrasi perangkat lunak manajemen armada memungkinkan perusahaan besar mengelola ratusan unit drone secara terpusat melalui dashboard berbasis cloud.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya permintaan drone industri di Asia, Timur Tengah, dan Amerika Utara, terutama untuk proyek smart city dan energi terbarukan. DJI juga memperkuat sistem keamanan data dengan enkripsi end-to-end serta opsi penyimpanan lokal untuk memenuhi regulasi pemerintah di berbagai negara.
“Kami memahami pentingnya keamanan data dalam operasi drone profesional. Oleh karena itu, sistem kami dirancang untuk memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas penyimpanan dan transmisi informasi,” kata juru bicara DJI.
Di lini kamera profesional, DJI memperbarui stabilizer dan sistem kamera sinema modularnya dengan sensor yang lebih sensitif terhadap cahaya rendah serta dukungan workflow produksi film skala besar. Inovasi ini menargetkan pasar pembuat film independen hingga studio besar, sekaligus memperluas ekosistem perangkat keras dan perangkat lunak DJI.
Secara strategis, DJI juga memperluas kolaborasi dengan perusahaan teknologi dan manufaktur komponen untuk memperkuat rantai pasok global, di tengah tekanan geopolitik dan regulasi ekspor teknologi. Perusahaan mengklaim investasi riset dan pengembangan tetap menjadi prioritas utama guna menjaga dominasi pasar drone global yang saat ini masih mereka kuasai.
Dari sisi persaingan, DJI menghadapi tantangan dari produsen drone Amerika dan Eropa yang mulai memperketat regulasi keamanan. Namun, dengan inovasi AI onboard, peningkatan kualitas kamera, serta ekspansi ke sektor enterprise bernilai tinggi, DJI menunjukkan ambisi mempertahankan kepemimpinan pasar sekaligus memperluas margin keuntungan di luar segmen hobi.
Rangkaian peluncuran ini menegaskan strategi DJI untuk bertransformasi dari sekadar produsen drone konsumen menjadi penyedia solusi udara cerdas berbasis AI, mencakup industri kreatif, keamanan publik, agrikultur, hingga infrastruktur energi. Dengan momentum inovasi 2026, DJI berupaya memastikan dominasinya tetap relevan di tengah lanskap teknologi yang semakin kompetitif.
Teknologi
Chip AI5 Tesla Resmi Taped Out, Elon Musk Bocorkan AI6 dan Dojo3 Saat Terafab Mulai Dibangun
Tesla selesaikan tape-out chip AI5 untuk FSD dan Optimus. Intel gabung Terafab senilai Rp409 T. Musk bocorkan AI6 dan Dojo3 dalam satu unggahan.
Hasida Kuchiki
18 Apr 2026