Perspektif.co.id - Sebuah inovasi unik dari Jepang kembali menarik perhatian dunia. Setelah mencuri panggung pada gelaran World Expo 2025 di Osaka, mesin cuci khusus manusia kini resmi dipasarkan dengan harga fantastis, yakni 60 juta yen atau sekitar Rp 6,4 miliar.
Perangkat futuristik tersebut dikembangkan oleh perusahaan teknologi Science, dan dirancang untuk memberikan pengalaman pembersihan tubuh yang sepenuhnya otomatis.
Perangkat berbentuk pod transparan ini memungkinkan pengguna berbaring di dalam ruang tertutup. Alih-alih berputar seperti mesin cuci pakaian, perangkat ini membersihkan tubuh dengan sistem semburan lembut dan sensor otomatis, lengkap dengan musik relaksasi yang mengiringi proses pembersihan.
Menurut juru bicara Science, Sachiko Maekura, mesin ini diciptakan bukan hanya untuk membersihkan tubuh, tetapi juga memberikan efek ketenangan bagi penggunanya.
“Mesin ini tidak hanya mencuci tubuh Anda, tetapi juga jiwa Anda,” ujar Maekura kepada AFP, Jumat (28/11/2025).
Mesin cuci manusia ini dilengkapi pemantau detak jantung dan tanda vital lain yang berfungsi mengawasi kondisi pengguna selama sesi berlangsung. Seluruh proses dirancang agar aman bagi berbagai kelompok usia dan kebutuhan kesehatan tertentu.
Gagasan menciptakan mesin tersebut berawal dari inspirasi masa lalu. Perangkat serupa pernah dipamerkan pada Expo Osaka tahun 1970. Presiden Science yang saat itu masih berusia 10 tahun mengaku terkesan dengan konsep futuristik tersebut, hingga akhirnya merealisasikannya setelah lebih dari lima dekade.
Minat pasar terhadap perangkat unik ini mulai terlihat ketika sebuah perusahaan resor di Amerika Serikat menghubungi pihak Science untuk menanyakan peluang komersialisasi prototipe yang dipamerkan di Expo 2025. Permintaan itu kemudian mendorong perusahaan memproduksi mesin tersebut dalam jumlah terbatas.
Unit pertama dikabarkan telah dibeli oleh sebuah hotel di Osaka dan sedang dipersiapkan untuk digunakan oleh para tamu. Selain itu, jaringan ritel elektronik besar Jepang, Yamada Denki, juga menjadi salah satu pembeli dan berencana memanfaatkan mesin tersebut sebagai daya tarik pengunjung.
Selama enam bulan penyelenggaraan World Expo di Osaka, prototipe mesin cuci manusia ini menyedot perhatian lebih dari 27 juta pengunjung.
Kini, perangkat yang awalnya dianggap sekadar konsep futuristik itu mulai bertransformasi menjadi layanan premium yang siap dinikmati publik dengan harga yang tidak main-main.***