Perspektif.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jakarta pada Sabtu, 13 Desember 2025, akan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga disertai petir. Dua wilayah yang mendapat perhatian khusus adalah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur karena berpotensi mengalami hujan lebat yang disertai kilat/petir, sementara kawasan lain di ibu kota diprediksi diguyur hujan ringan sepanjang hari.
Prakiraan ini disusun BMKG berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer terkini di wilayah Jabodetabek. Lembaga cuaca nasional itu mengingatkan warga agar mencermati perubahan cuaca mendadak, terutama pada jam-jam rawan hujan di siang dan sore menjelang malam. BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan di titik-titik yang kerap mengalami genangan atau kemacetan saat hujan turun.
Untuk Kepulauan Seribu, BMKG memproyeksikan kondisi hujan ringan dengan suhu berkisar antara 27–29 derajat Celsius. Kelembapan udara berada di level sekitar 75 persen, menandakan udara tetap lembap kendati intensitas hujan tidak setinggi wilayah daratan utama Jakarta.
Di Jakarta Pusat, cuaca diprakirakan lebih ekstrem. Wilayah administrasi ini berpotensi dilanda hujan disertai petir dengan rentang suhu 25–30 derajat Celsius. Kelembapan udara diprediksi berada di kisaran 62–92 persen, sehingga situasi cuaca dapat berubah cepat dari relatif cerah menjadi hujan deras dalam waktu singkat. “Masyarakat di wilayah pusat kota perlu mewaspadai potensi hujan yang disertai kilat dan angin kencang, khususnya pada periode siang hingga malam hari,” demikian imbauan BMKG dalam keterangan resminya.
Jakarta Utara diprediksi mengalami hujan ringan sepanjang hari. Suhu udara diperkirakan bergerak di rentang 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan 66–90 persen. Kondisi ini mengindikasikan adanya awan hujan yang cukup tebal, tetapi tanpa potensi aktivitas konvektif sekuat di wilayah pusat dan timur Jakarta.
Jakarta Barat juga diproyeksikan diguyur hujan ringan dengan suhu minimum sekitar 24 derajat Celsius dan maksimum mencapai 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan diprediksi berada di kisaran 62–92 persen. Kombinasi curah hujan dan kelembapan tinggi ini berpotensi menambah kepadatan lalu lintas pada jam-jam pulang kerja maupun aktivitas akhir pekan warga.
Di Jakarta Selatan, pola cuaca serupa diperkirakan terjadi dengan dominasi hujan ringan. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 24–30 derajat Celsius dengan kelembapan antara 65–95 persen. Wilayah ini yang dikenal kerap diguyur hujan pada sore hingga malam hari diperkirakan kembali mengalami peningkatan pembentukan awan hujan lokal, sehingga warga diimbau menyiapkan perlindungan diri dan mengatur jadwal perjalanan.
Jakarta Timur menjadi wilayah lain yang mendapat sorotan karena diprediksi mengalami hujan disertai petir. Suhu udara diproyeksikan berkisar antara 24–31 derajat Celsius dengan kelembapan 65–96 persen. Kondisi atmosfer yang labil di kawasan timur membuat potensi hujan deras singkat disertai sambaran petir dan angin kencang patut diantisipasi oleh warga, khususnya pengguna jalan dan pelaku usaha yang beraktivitas di ruang terbuka.
Secara umum, BMKG mengingatkan masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk memperhatikan informasi cuaca harian dan peringatan dini yang dirilis melalui kanal resmi. “Kami mengimbau warga menyesuaikan aktivitas luar ruang dengan prakiraan cuaca, serta mewaspadai genangan, sambaran petir, dan angin kencang di wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat,” tulis BMKG. Upaya pencegahan sederhana, seperti memastikan saluran drainase tidak tersumbat dan menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan petir, dinilai dapat mengurangi risiko gangguan keselamatan maupun kerusakan fasilitas.