15 March 2026, 14:43

Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Bikin Geger, Kapolri Buka Posko Pengaduan dan Janjikan Perlindungan Saksi

Polri akan membuka posko pengaduan bagi masyarakat guna menghimpun informasi yang dapat membantu proses penyelidikan kasus tersebut.

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
1,204
Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Bikin Geger, Kapolri Buka Posko Pengaduan dan Janjikan Perlindungan Saksi
Kapolri Listyo Sigit akan membuat posko pengaduan untuk mengumpulkan informasi terkait kasus teror penyiram air keras ke aktivis KontraS, Andrie Yunus. (

Perspektif.co.id - Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah khusus dalam mengusut kasus teror penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Polri akan membuka posko pengaduan bagi masyarakat guna menghimpun informasi yang dapat membantu proses penyelidikan kasus tersebut.

Kapolri menyampaikan bahwa posko tersebut disediakan untuk menampung laporan atau informasi dari warga yang mengetahui atau memiliki petunjuk terkait peristiwa penyerangan terhadap aktivis hak asasi manusia tersebut.

“Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan maka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan. Nanti akan kita bimbing,” kata Listyo Sigit kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026).

Saat ini, aparat kepolisian masih berada pada tahap awal penyelidikan. Tim khusus yang diturunkan ke lapangan tengah mengumpulkan berbagai informasi dan petunjuk untuk memetakan secara jelas rangkaian peristiwa penyerangan tersebut.

Menurut Sigit, berbagai data yang diperoleh akan dianalisis dan didalami satu per satu guna memastikan konstruksi kejadian dapat terungkap secara utuh.

“Saat ini kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami saat persatu,” ujarnya.

Pembukaan posko pengaduan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapan kasus. Polri mengajak masyarakat yang memiliki informasi relevan atau yang mungkin menyaksikan kejadian tersebut agar tidak ragu melaporkannya kepada penyidik.

Kapolri menegaskan bahwa warga yang bersedia memberikan keterangan tidak perlu khawatir terkait keamanan mereka. Polri menjamin perlindungan terhadap identitas maupun keselamatan pelapor selama proses hukum berjalan.

“Yang jelas seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat yang membantu kami, kita akan memberikan jaminan perlindungan,” kata Sigit.

Ia juga menegaskan bahwa institusinya berkomitmen mengusut tuntas peristiwa penyerangan tersebut. Proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan metode ilmiah dalam pengungkapan perkara.

Kapolri mengungkapkan bahwa langkah penanganan kasus ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden agar penyelidikan dilakukan secara serius dan transparan.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan Scientific Crime Investigation (SCI),” ujarnya.

Sigit memastikan bahwa jajarannya telah bergerak di lapangan untuk mengumpulkan bukti serta informasi dari berbagai sumber. Ia juga berjanji perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik sebagai bentuk transparansi.

Menurutnya, informasi terbaru terkait kasus tersebut nantinya akan disampaikan melalui saluran resmi, termasuk melalui Divisi Humas Polri.

“Untuk tahapan-tahapan selanjutnya, saat ini anak buah saya sudah saya perintah untuk bekerja. Dan nanti secara rutin setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kita dapat akan kita informasikan,” kata Sigit.

Ia menambahkan bahwa laporan dari masyarakat melalui posko pengaduan akan menjadi salah satu sumber penting dalam membantu penyidik mengungkap motif dan pelaku di balik aksi teror tersebut.

“Baik dari pengaduan ataupun dari Humas Polri yang tentunya kita minta untuk memberikan informasi karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” pungkasnya.

Berita Terkait