TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — OPPO resmi meluncurkan Find X9 Ultra pada 21 April 2026 di Chengdu, China, dan satu fitur langsung mencuri perhatian komunitas fotografer global — Hasselblad Master Mode 2.0, sebuah pembaruan besar yang dikonfirmasi OPPO melalui akun Weibo resminya sehari sebelum peluncuran. Bukan sekadar mode kamera biasa, fitur ini dirancang ulang dari nol untuk menjawab keluhan lama para fotografer terhadap ponsel pintar: pemrosesan gambar yang terlalu agresif dan hasil foto yang terlihat plastis.
Inti dari Master Mode 2.0 adalah kemampuannya melewati pipeline pemrosesan standar yang biasanya membuat foto dari ponsel terlihat terlalu tajam dan oversaturated. Seperti dikonfirmasi OPPO di laman newsroom globalnya, mode ini menghadirkan pipeline pencitraan baru yang melewati tone mapping agresif khas ponsel pintar, sehingga fotografer bisa menghasilkan gambar ultra-detail dan natural tanpa over-processing artifisial. Hasilnya, setiap jepretan terasa seperti diambil dari kamera medium-format sungguhan, bukan dari algoritma.
Yang membuat mode ini selangkah lebih jauh adalah jangkauannya. Dengan memanfaatkan empat sensor resolusi tinggi di bagian belakang, Hasselblad Master Mode memungkinkan pemotretan dalam format 50 MP JPEG MAX dan 50 MP RAW MAX di enam panjang fokus berbeda — 14mm, 23mm, 47mm, 70mm, 139mm, dan 230mm. Artinya, fotografer bisa berganti focal length dari ultrawide hingga telefoto jauh tanpa kehilangan kendali penuh atas eksposur dan warna — sesuatu yang selama ini hanya bisa dilakukan dengan berpindah lensa pada kamera konvensional.
“Hasselblad Master Mode 2.0 menghadirkan dynamic range hingga 16EV, dukungan RAW MAX di enam panjang fokus dari 14mm hingga 230mm, serta preset film native seperti Portra dan TX400 langsung dari kamera tanpa pasca-produksi,” tulis Notebookcheck dalam liputannya pada 20 April 2026.
Angka 16EV untuk rentang dinamis adalah pencapaian yang tidak bisa diabaikan. Sebagai perbandingan, kamera mirrorless premium kelas atas umumnya berada di kisaran 14–15EV. Di dalam mode ini, pengguna juga mendapatkan akses ke simulasi film ikonik — Portra, 800T, TX400, hingga XPAN untuk rasio panoramik sinematik — yang bisa langsung diterapkan saat pemotretan tanpa perlu aplikasi edit eksternal. Selain itu, sistem menyimpan hingga 20 preset film kustom berbasis kecerdasan buatan untuk akses cepat sesuai gaya fotografi masing-masing pengguna.
Dalam ulasan hands-on yang dipublikasikan 9to5Google pada 8 Mei 2026, mode Master memberikan kendali penuh atas kamera termasuk kemampuan memotret dalam RAW serta mengatur ISO, kecepatan rana, dan parameter lainnya, dilengkapi filter warna tuning Hasselblad bawaan. Sementara itu, HugTechs dalam tesnya mencatat bahwa Master Mode secara fundamental mengkalibrasi ulang spektrum warna dengan penekanan pada nada hangat seperti oranye, cokelat, dan merah — menghasilkan kualitas sinematik pekat yang mengingatkan pada film analog klasik.
Mark Ellis Reviews menambahkan bahwa Find X9 Ultra menyertakan Hasselblad Master Mode dengan 9 simulasi film, mode XPAN, Portrait Mode hingga 10x, dan sertifikasi Hasselblad HNCS HDR baru. Namun ia juga mengingatkan bahwa fitur-fitur tersebut memang dirancang untuk fotografer smartphone serius — bukan pengguna kasual yang cukup memotret dengan mode auto.
“Hasselblad Master Mode akhirnya menghadirkan mode ‘Pro’ yang benar-benar profesional. Ia menghadirkan ilmu warna natural dan menghindari tampilan ‘over-sharpened’ yang umum ditemukan di ponsel pintar modern,” tulis Science Online dalam ulasannya, sambil mencatat satu keterbatasan: aksesori telekonverter 300mm opsional saat ini belum bisa digunakan bersamaan dalam Master Mode.
OPPO Find X9 Ultra tersedia secara global mulai Mei 2026 dengan harga mulai 1.499 dolar AS atau sekitar Rp24,5 juta untuk varian 12 GB/512 GB, dan 1.699 dolar AS (sekitar Rp27,8 juta) untuk varian 16 GB/1 TB.