13 May 2026, 18:23

Apple Resmi Hadirkan Enkripsi End-to-End untuk RCS di iOS 26.5 dan iPadOS 26.5, Chat iPhone-Android Kini Jauh Lebih Aman

Apple hadirkan enkripsi end-to-end RCS di iOS 26.5 & iPadOS 26.5. Chat iPhone-Android kini aman seperti iMessage, aktif otomatis jika operator mendukung.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
8
Apple Resmi Hadirkan Enkripsi End-to-End untuk RCS di iOS 26.5 dan iPadOS 26.5, Chat iPhone-Android Kini Jauh Lebih Aman
Apple mengaktifkan enkripsi end-to-end RCS di iOS 26.5, menjadikan chat lintas platform iPhone-Android setara keamanannya dengan iMessage. (Foto: Ilustrasi)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Apple secara resmi mengonfirmasi kehadiran enkripsi end-to-end (E2EE) untuk pesan RCS antara iPhone dan Android melalui pembaruan iOS 26.5 dan iPadOS 26.5 yang kini tersedia untuk semua pengguna. Langkah ini menandai babak baru dalam sejarah komunikasi lintas platform yang selama ini menjadi titik lemah keamanan bagi ratusan juta pengguna smartphone di seluruh dunia.

Apple menegaskan dalam pernyataan resminya, “Ketika pesan RCS dienkripsi secara end-to-end, pesan tersebut tidak dapat dibaca selama dikirimkan antar perangkat. Pengguna akan mengetahui bahwa percakapan telah terenkripsi ketika mereka melihat ikon gembok baru di obrolan RCS mereka.”

Apple mengaku berkolaborasi dengan Google dalam memimpin upaya lintas industri untuk menghadirkan E2EE ke dalam standar RCS. Pengguna iPhone membutuhkan iOS 26.5, sementara pengguna Android wajib menggunakan versi terbaru Google Messages. Enkripsi aktif secara otomatis dan tersedia toggle pengaturannya di menu Settings > Messages.

E2EE untuk RCS merupakan bagian dari RCS Universal Profile 3.0 yang dikembangkan bersama Apple, Google, dan GSMA, dibangun di atas protokol Messaging Layer Security. Standar ini juga mencakup fitur pengeditan dan penghapusan pesan, dukungan Tapback lintas platform, serta kemampuan membalas pesan tertentu secara inline dalam percakapan lintas platform.

Alex Sinclair, Chief Technology Officer GSMA, menyebut pencapaian ini sebagai buah nyata dari kolaborasi industri yang erat. “Kemajuan yang disambut baik ini merupakan hasil kolaborasi lintas industri yang erat dalam GSMA RCS Working Group, termasuk Apple, Google, dan ekosistem mobile yang lebih luas. Yang terpenting, layanan aman baru ini dihadirkan di atas fondasi terbuka yang diakui secara global,” ujarnya sebagaimana dikutip The Hacker News.

Dukungan enkripsi yang sama turut hadir di iPadOS 26.5, macOS Tahoe 26.5, dan watchOS 26.5, sehingga pembaruan ini berlaku di seluruh ekosistem aplikasi Pesan Apple, tidak hanya di iPhone, sebagaimana dilaporkan MacRumors.

Fitur ini aktif secara default di iOS 26.5. Namun, agar enkripsi berjalan, kedua pihak dalam percakapan—baik pengirim maupun penerima—harus menggunakan operator yang mendukung fitur tersebut. Seorang pengguna bisa saja mendapati sebagian kontak Android-nya menampilkan ikon gembok, sementara yang lain tidak, tergantung sepenuhnya pada operator masing-masing kontak. Status enkripsi bersifat per percakapan, bukan mode universal yang berlaku untuk seluruh perangkat.

Apple pertama kali menambahkan dukungan RCS ke iPhone melalui iOS 18.1, yang memungkinkan pengiriman pesan lintas platform yang lebih kaya antara iPhone dan Android, mencakup indikator pengetikan, tanda terima baca, serta lampiran foto dan video resolusi tinggi. Maret tahun lalu, Apple mengumumkan rencana menghadirkan enkripsi end-to-end untuk pesan RCS, dan mulai mengujinya di iOS 26.4 sebelum akhirnya dirilis penuh di iOS 26.5.

Pembaruan iOS 26.5 dan iPadOS 26.5 dapat diunduh secara over-the-air melalui Settings > General > Software Update. Apple juga merilis iOS 15.8.8, iOS 16.7.16, iOS 18.7.9, dan iPadOS 17.7.11 bagi perangkat lama yang tidak mendukung iOS 26.

Berita Terkait