01 March 2026, 05:38

Google Percepat Perlindungan Web: Chrome Mulai Uji HTTPS Tahan Serangan Kuantum

Chrome mulai uji HTTPS tahan serangan kuantum dengan Merkle Tree Certificates untuk menjaga keamanan web tanpa mengorbankan performa.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
377
Google Percepat Perlindungan Web: Chrome Mulai Uji HTTPS Tahan Serangan Kuantum
Ilustrasi vektor modern tentang HTTPS tahan kuantum di Chrome, menampilkan kunci digital dan struktur Merkle Tree. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Google mulai menguji sistem HTTPS generasi baru di Chrome yang dirancang untuk bertahan dari ancaman komputer kuantum, sebuah langkah yang menandai perubahan besar dalam infrastruktur keamanan internet global. Program ini diluncurkan setelah tim Chrome Secure Web and Networking menegaskan bahwa algoritma kriptografi klasik yang menopang HTTPS saat ini berpotensi runtuh jika dihadapkan pada kemampuan komputasi kuantum yang cukup kuat.

Langkah ini dilakukan ketika Google memperkenalkan Merkle Tree Certificates (MTC), sebuah pendekatan baru yang menggantikan rantai sertifikat X.509 tradisional dengan bukti kompak berbasis Merkle tree. Teknologi ini memungkinkan sertifikat HTTPS tetap ringan meski menggunakan algoritma post-quantum yang ukurannya bisa membengkak hingga puluhan kali lipat.

“Model ini memungkinkan satu Tree Head mewakili jutaan sertifikat, dan browser hanya perlu memverifikasi bukti inklusi yang sangat kecil,” tulis tim Chrome dalam blog resminya.

Google memastikan bahwa uji coba awal sudah berjalan di Chrome, termasuk fase pertama yang dilakukan bersama Cloudflare untuk mengukur performa dan reliabilitas koneksi TLS berbasis MTC di dunia nyata. Cloudflare menyebut bahwa sekitar 50% trafik di jaringan edge mereka sudah memakai enkripsi post-quantum, namun transisi ke autentikasi post-quantum masih menghadapi tantangan besar karena ukuran kunci dan tanda tangan yang sangat besar.

“Kami harus menemukan cara agar sertifikat post-quantum cukup murah untuk digunakan semua orang, bukan hanya mereka yang mampu,” ujar tim Cloudflare dalam publikasinya.

Google menargetkan ekosistem yang lebih luas—termasuk Certificate Authorities dan operator Certificate Transparency—siap mengadopsi MTC secara penuh pada 2027. Jika berhasil, Chrome akan memiliki Quantum-resistant Root Store yang berdampingan dengan root store klasik, memastikan kompatibilitas tanpa mengorbankan performa.

Inisiatif ini menjadi bagian dari dorongan industri yang lebih besar untuk memperkuat keamanan web sebelum “Q-day”—momen ketika komputer kuantum mampu memecahkan kriptografi modern. Dengan MTC, Google berharap transisi menuju era post-quantum dapat berlangsung tanpa memperlambat internet dan tanpa memecah ekosistem WebPKI yang sudah mapan.

Berita Terkait