TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — OPPO akhirnya menjawab spekulasi panjang para penggemar teknologi dengan peluncuran global ColorOS 16 yang berbasis Android 16, sebuah pembaruan sistem operasi yang disebut-sebut sebagai lompatan terbesar dalam sejarah perangkat lunak perusahaan tersebut. Dalam acara peluncuran yang digelar megah di Singapura dan disiarkan secara daring, OPPO memperkenalkan konsep "Intelligent Resonance" yang menjadi inti dari sistem operasi ini, menggeser fokus dari sekadar antarmuka visual menjadi ekosistem yang sepenuhnya digerakkan oleh kecerdasan buatan otonom. Melansir laporan dari The Verge dan Engadget, ColorOS 16 tidak lagi menempatkan aplikasi sebagai pusat navigasi, melainkan menggunakan "OPPO AI Agent" yang ditenagai oleh model bahasa besar AndesGPT terbaru untuk melakukan tugas lintas aplikasi secara mandiri, mulai dari memesan perjalanan hingga menyusun ringkasan rapat dari berbagai platform pesan instan tanpa intervensi manual pengguna yang berlebihan.
Fitur unggulan yang paling menyita perhatian adalah "Fluid Cloud 2.0" dan integrasi mendalam dengan layanan pihak ketiga melalui protokol "LinkBoost AI". TechCrunch dan Wired melaporkan bahwa kemampuan ini memungkinkan notifikasi di status bar untuk berinteraksi langsung dengan layanan eksternal; misalnya, pengguna dapat melacak pengiriman paket atau status penerbangan secara real-time hanya dengan menekan lama kapsul notifikasi, tanpa perlu membuka aplikasi aslinya. Selain itu, OPPO juga merombak total manajemen memori mereka dengan "Trinity Engine Next-Gen", yang menurut pengujian awal oleh XDA Developers, mampu mempertahankan hingga 45 aplikasi tetap berjalan di latar belakang tanpa reload, serta meningkatkan efisiensi baterai hingga 15% pada perangkat flagship terbaru seperti OPPO Find X9 Series yang baru saja diumumkan.
"Kami tidak ingin pengguna menghabiskan waktu menatap layar untuk mencari menu. Dengan ColorOS 16, sistem operasi yang bekerja untuk Anda, memprediksi niat Anda, dan menyajikan solusi bahkan sebelum Anda menyentuh layar,"
Ungkap Billy Zhang, President of Overseas MKT, Sales and Services di OPPO, dalam sesi presentasi utamanya yang dikutip langsung oleh CNET dan South China Morning Post (SCMP) Tech.
Secara visual, ColorOS 16 membawa evolusi desain yang disebut "Aquamorphic Design 3.0", yang menekankan pada fisika cahaya dan gerakan air yang lebih natural. Blogger teknologi terkemuka di Weibo, Digital Chat Station, memuji transisi animasi yang kini sepenuhnya non-linear, memberikan sensasi "karet" yang elastis saat pengguna melakukan scrolling atau menutup aplikasi, yang diklaim terasa jauh lebih responsif dibandingkan iOS 19. Perubahan estetika ini juga mencakup sistem pencahayaan global yang menyesuaikan temperatur warna antarmuka dengan kondisi lingkungan sekitar secara otomatis, menjaga kenyamanan mata pengguna dalam durasi penggunaan yang panjang.
"Ini adalah pertama kalinya lapisan antarmuka Android terasa benar-benar 'hidup'. OPPO berhasil menemukan keseimbangan antara estetika yang menyenangkan dan fungsionalitas AI yang tidak mengganggu namun sangat membantu,"
Tulis Ben Sin, kontributor teknologi senior untuk Forbes dan XDA, dalam ulasan impresi pertamanya mengenai versi beta global yang telah diuji coba pada perangkat OPPO Find N5.
Jadwal peluncuran ColorOS 16 telah dikonfirmasi akan dimulai bulan ini juga. Perangkat pertama yang akan mencicipi manisnya sistem operasi baru ini adalah seri flagship OPPO Find X9 dan OPPO Find N5 Flip, yang akan langsung hadir dengan ColorOS 16 out-of-the-box. Sementara itu, bagi pengguna perangkat yang sudah ada, peluncuran versi stabil akan digulirkan secara bertahap mulai pertengahan Maret 2026, mencakup seri OPPO Find X8, Reno 15 Pro, dan tablet OPPO Pad 3. Komunitas pengguna di Reddit dan foru X (sebelumnya Twitter) menyambut antusias kabar ini, terutama terkait janji OPPO untuk memberikan dukungan pembaruan sistem operasi hingga 4 tahun untuk seri menengah premium mereka.