24 January 2026, 14:50

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Tetapkan Darurat Bencana Longsor di Cisarua

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menetapkan status darurat bencana menyusul bencana longsor di Kecamatan Cisarua yang menimbulkan korban dalam jumlah be

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
922
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Tetapkan Darurat Bencana Longsor di Cisarua
Bupati Kabupaten Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menetapkan status darurat bencana menyusul longsor yang menewaskan warga. (Bima Bagaskara/detikJabar)

BANDUNG BARAT — Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menetapkan status darurat bencana menyusul bencana longsor di Kecamatan Cisarua yang menimbulkan korban dalam jumlah besar. Penetapan status itu, menurut Jeje, dilakukan untuk mempercepat penanganan darurat di lapangan, mulai dari pencarian korban, evakuasi, hingga distribusi bantuan bagi warga terdampak. 

“Saya tetapkan per hari ini darurat bencana, karena korban cukup banyak,” ujar Jeje saat berada di lokasi pada Sabtu (24/1/2026). Ia menegaskan pemerintah daerah akan memperkuat langkah mitigasi, mengingat Bandung Barat dan wilayah Jawa Barat secara umum termasuk kawasan rawan bencana hidrometeorologi. 

Dengan penetapan status tersebut, Pemkab Bandung Barat menyatakan seluruh sumber daya daerah akan dimaksimalkan untuk mendukung operasi penyelamatan dan penanganan korban, sekaligus mempercepat koordinasi lintas instansi di lapangan. Fokus utama diarahkan pada proses pencarian warga yang masih tertimbun material longsor dan penanganan warga selamat yang telah dievakuasi ke titik aman.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat sedikitnya 113 warga terdampak dalam kejadian itu hingga Sabtu siang. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman merinci, dari jumlah tersebut 23 orang ditemukan selamat dan telah diamankan di tenda darurat. Sementara delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 warga lainnya masih dalam proses pencarian. “Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada 8 orang ditemukan meninggal dunia, dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman di lokasi kejadian. 

Herman menyebut proses pencarian dan evakuasi dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan unsur gabungan, termasuk TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas. Tim di lapangan mengutamakan penanganan korban selamat, sambil menunggu kondisi cuaca dan medan yang dinilai lebih aman untuk memperluas penyisiran area terdampak. 

Di tengah operasi pencarian, aparat juga terus melakukan pengamanan lokasi dan pengaturan kebutuhan darurat warga yang sudah mengungsi. Warga di sekitar titik longsoran diimbau menjauh dari area rawan dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi tanah yang masih berpotensi labil saat hujan kembali turun. 

Berita Terkait