TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Sony resmi menggebrak pasar audio premium dengan meluncurkan 1000X The Collexion, sebuah perangkat yang dirancang khusus untuk merayakan satu dekade kejayaan seri 1000X. Diumumkan pada 20 Mei 2026, headphone ini hadir sebagai langkah berani Sony untuk terjun ke segmen ultra-premium.
Perangkat yang dibanderol dengan harga US$649,99 atau sekitar Rp10,3 juta ini tidak menggantikan posisi seri WH-1000XM6. Mereka justru menawarkan pengalaman desain "quiet luxury" dengan material logam sandblasted dan kulit vegan eksklusif yang dikembangkan selama dua tahun terakhir.
"1000X The Collexion mewakili puncak desain headphone Sony, menggabungkan material premium, keahlian yang disempurnakan, dan kenyamanan luar biasa. Setiap detail dirancang untuk menciptakan headphone yang terlihat seanggun saat digunakan," tulis Sony dalam rilis resminya di laman Sony Asia Pasifik.
Dari sisi teknis, Sony membenamkan driver 30mm terbaru dengan dome dari material komposit karbon searah yang mampu menyajikan detail suara tajam. Perangkat ini didukung teknologi DSEE Ultimate berbasis Edge-AI untuk melakukan upscaling file musik terkompresi secara real-time.
Sistem noise cancelling-nya mengandalkan 12 mikrofon dengan teknologi Multi-Noise Sensor yang identik dengan kemampuan pada seri WH-1000XM6. Meski menawarkan performa audio superior, daya tahan baterainya hanya mencapai 24 jam dengan fitur peredam bising aktif yang menyala.
"Atas dasar pemikiran bahwa setiap instrumen dan vokal harus memiliki ruang, kami berkolaborasi dengan engineer mastering peraih penghargaan GRAMMY untuk menyetel ulang profil suara agar lebih imersif dan natural," jelas pihak Sony dalam laporan Digital Reviews Network.
Selain merilis 1000X The Collexion, Sony memperkenalkan varian warna baru yakni Sandstone untuk model WH-1000XM6. Fokus pada keberlanjutan juga menjadi sorotan utama, dengan penggunaan 25 persen plastik daur ulang dan kemasan yang sepenuhnya bebas plastik.
Headphone ini sudah tersedia di sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik, Australia, dan Amerika Serikat. Produk ini menyasar segmen pengguna yang mengutamakan estetika mewah tanpa harus mengorbankan kualitas akustik legendaris yang selama ini menjadi jati diri Sony.