TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Di hari pertama gelaran Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Honor mencuri perhatian publik setelah menghadirkan robot humanoid penuh ukuran yang melangkah ke panggung dan langsung menari bersama para performer. Robot ini bukan sekadar gimmick pameran—Honor menegaskan bahwa perangkat tersebut dirancang untuk pasar konsumen dan menjadi bagian dari strategi besar mereka dalam menggabungkan AI dengan robotika untuk penggunaan sehari-hari.
“Dengan Human-centric sebagai kompas kami, kami menavigasi pertumbuhan AI melalui dua sinar IQ dan EQ,” ujar CEO Honor, James Li, menegaskan arah perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang lebih ekspresif dan terintegrasi.
Robot humanoid itu tampil memukau lewat rangkaian gerakan tari yang terkoordinasi, termasuk moonwalk yang mulus dan backflip yang mendarat sempurna. Aksi tersebut memicu riuh tepuk tangan dari ribuan pengunjung yang memenuhi arena. Penampilan ini bukan sekadar hiburan; Honor ingin menunjukkan kemampuan kontrol keseimbangan dinamis, koordinasi tubuh penuh, dan respons real-time yang menjadi fondasi embodied AI generasi baru.
“Robot ini kami desain untuk tiga skenario utama: membantu pembeli, memeriksa area kerja, dan menjadi pendamping suportif,” ungkap Honor dalam sesi terpisah, menegaskan bahwa fokus mereka bukan industri berat, melainkan interaksi manusia sehari-hari.
Meski belum mengumumkan nama resmi, spesifikasi teknis, maupun harga, Honor memastikan bahwa robot humanoid ini akan dipasarkan ke konsumen setelah pengembangan lanjutan. Jika mengacu pada strategi investasi AI Honor sebelumnya yang mencapai USD 10 miliar, langkah ini menandai ambisi besar perusahaan untuk menjadikan humanoid sebagai perangkat komputasi personal berikutnya.
Aksi panggung robot tersebut juga ditemani perangkat “Robot Phone” yang dipamerkan Honor—smartphone dengan kamera 200MP pada lengan mekanis yang bergerak mengikuti musik dan mampu berinteraksi layaknya gestur manusia. Kehadiran dua perangkat ini mempertegas Alpha Plan, peta jalan Honor menuju ekosistem AI+robotics yang menyatukan perangkat bergerak, sensor multimodal, dan kecerdasan embodied dalam satu sistem terpadu.
Dengan debut yang agresif dan performa yang memukau, Honor kini menjadi salah satu pemain teknologi konsumen pertama yang berani membawa robot humanoid ke panggung publik sebagai produk masa depan. Jika benar masuk pasar, robot ini berpotensi mengubah cara konsumen berinteraksi dengan perangkat AI—dari sekadar layar menjadi entitas fisik yang bisa bergerak, menari, dan berkomunikasi secara ekspresif.